2 Jembatan Akses ke Pulau Kijang Putus, Dampak bagi Kendaraan Roda 4

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:46 WIB
Salah satu jembatan akses ke Pulau Kijang (haluanriau.co/Evrizon)
Salah satu jembatan akses ke Pulau Kijang (haluanriau.co/Evrizon)

HALUANRIAU.CO, TEMBILAHAN - Dua jembatan yang putus sebagai akses menuju ke Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, sangat berdampak bagi kendaraan roda 4.

Pada akhirnya, harus memilih menyeberangi sungai melalui Parit Jawa, Seberang Pulau Kijang.

Begitu juga sebaliknya, bagi kendaraan roda 4 yang ingin menuju atau keluar dari kecamatan Reteh juga menyeberangi sungai melalui Pelabuhan penyeberangan H Andi Arif, Pulau Kijang.

Dengan menggunakan ponton kayu, sejenis alat transportasi sungai yang umumnya berfungi mengangkut orang dan sepeda motor, kendaraan roda 4 seperti L300 dan mobil pribadi lainnya menyeberangi sungai yang luasnya kurang lebih 500 meter.

Baca Juga: Usai Diperiksa Soal Kabur Karantina, Kini Polisi Usut Plat Nomor Mobil Rachel Vennya

Pemilik pelabuhan penyeberangan di Pulau Kijang, H Andi Arif saat dikonfirmasi menuturkan penyeberangan difungsikan bagi kendaraan roda 4 sejak jembatan di Parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh putus.

"Waktu itu jalan dan jembatannya rusak, sementara mobil dari Pulau Kijang banyak yang mau berangkat ke Kotabaru jadi penyeberangan di sini kami fungsikan untuk mobil," ungkapnya,Jumat (22/10/2021).

Terputusnya satu jembatan lagi di Reteh, tepatnya di Sungai Gading, Desa Sanglar membuat para pengendara kendaraan roda 4 memilih pelabuhan penyeberangan H Andi Arif sebagai akses alternatif, meskipun harus menyeberangi sungai.

"Penyeberangan ini dapat digunakan ketika air pasang tiba seperti sekarang ini, kami stand by 24 jam. Penjual sayur dan pecah belah yang menggunakan mobil L300 sering menyeberang di sini," ungkapnya.

Baca Juga: Jelang Laga Lawan Liverpool, Nasib Pelatih Manchester United di Ujung Tanduk

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X