Selewengkan Dana Desa Rp1,6 M, Kejari Inhu Jebloskan Seorang Oknum Kades ke Penjara

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 21:13 WIB
Kejari Inhu melakukan penahanan terhadap Tursiwan, Kades Air Putih Kecamatan Lubuk Batu (Istimewa)
Kejari Inhu melakukan penahanan terhadap Tursiwan, Kades Air Putih Kecamatan Lubuk Batu (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, RENGAT - Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu akhirnya menjebloskan Tursiwan ke penjara. Kepala Desa Air Putih Kecamatan Lubuk Batu Jaya itu selanjutnya dititipkan ke sel tahanan Mapolsek Rengat Barat untuk 20 hari pertama.

Tursiwan adalah tersangka dugaan korupsi penyelewengan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 lalu senilai Rp1,6 miliar. Status tersangka itu telah disandangnya sejak Kamis (2/9) lalu, dimana sebelumnya Jaksa meyakini adanya peristiwa pidana dalam perkara tersebut.

"Tersangka ditahan 20 hari ke depan dan dititipkan sel tahanan Polsek Rengat Barat," ujar Kepala Kejari (Kajari) Inhu, Furqon Syah Lubis, Kamis (21/10/2021).

Dikatakan Kajari, upaya paksa itu perlu dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan perkara yang dilakukan pihaknya. Menurut dia, tersangka dikhawatirkan akan melarikan diri, menghilangkan dan merusak barang bukti atau mengulangi tindak pidana.

Baca Juga: Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu, Berikut Tanda yang Perlu Diperhatikan

"Yang bersangkutan ditahan demi untuk memperlancar proses persidangan nantinya," tegas mantan Koordinator pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau itu.

Kajari kemudian memaparkan kronologis perkara rasuah yang menjerat Tursiwan. Dikatakannya, perbuatan tersangka bermula pada tahun 2019 lalu, di mana Desa Air Putih melaksanakan pekerjaan fisik yaitu turap penyangga yang saat ini sudah roboh, pembuatan badan jalan, pembuatan saluran parit dan pembangunan jembatan beton.

Dari 4 kegiatan fisik tersebut ditemukan pertanggungjawaban dana yang tidak sesuai dengan realisasinya.

Disamping itu, ada juga kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) dan pembayaran honor guru PAUD dan TK yang dilaksanakan secara fiktif.

“Bahwa dalam pekerjaan fisik di atas, tersangka TS selaku Kepala Desa tidak melibatkan TPK (Tim Pelaksana Kegiatan,red) dan TPK hanya sebagai formalitas saja,” beber Jaksa yang akrab disapa Furqon itu.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rantau Langsat Inhu Desa Wisata Terbaik Ketiga di Riau

Sabtu, 20 November 2021 | 12:13 WIB
X