Baru Gabung NasDem, KPK Kembali 'Garap' Annas Maamun

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:14 WIB
Mantan Gubernur Riau, Anas Ma'mun
Mantan Gubernur Riau, Anas Ma'mun


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Mantan Gubernur Riau Annas Maamun belum bisa bernapas lega menikmati udara bebas yang baru setahun terakhir ini dihirupnya.

Politisi senior yang baru saja bergabung ke Partai Nasional Demokrat itu, masih harus menghadapi satu perkara lagi dalam statusnya sebagai tersangka.

Annas merupakan terpidana 7 tahun dalam perkara suap alih fungsi hutan Riau. Pada Oktober 2019 lalu, dia mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo dengan pengurangan hukuman selama 1 tahun.

Lalu pada 21 September 2020, Annas dikeluarkan dari sel tahanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Sekembalinya ke tengah masyarakat, kiprah politik mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) itu belum berakhir. Dia masih menjadi magnet tersendiri bagi partai politik lainnya, selepas dari Partai Golongan Karya (Golkar) dengan bergabung ke Partai NasDem pada Rabu (13/10) kemarin.

Baca Juga: Dipecat dari Newcastle United, Steve Bruce Dikabarkan Pensiun

Ternyata, masih ada satu perkara lagi yang menjerat Annas Maamun sebagai tersangka. Yakni, dugaan korupsi berupa suap terkait pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Riau 2014 dan RAPBD Riau Tahun 2015.

Sama seperti sebelumnya, perkara ini ditangani penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kasus ini, sejumlah anggota DPRD Riau kala itu, terseret dan sudah divonis. Di antaranya dua mantan Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus dan Suparman.

Untuk dua nama yang disebutkan terakhir dikabarkan akan kembali diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara Annas Maamun.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PDAM Tirta Siak Diminta Segera Perbaiki Pipa Bocor

Rabu, 1 Desember 2021 | 18:25 WIB
X