Pemilik Water Park dan PBB Dimediasi Soal Silaban, Matondang : Terimaksih Polsek Tampan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:34 WIB
Pihak PBB dan pemilik water park dimediasi di Mapolsek Tampan terkait persoalan yang dialami Silaban  (Akmal)
Pihak PBB dan pemilik water park dimediasi di Mapolsek Tampan terkait persoalan yang dialami Silaban (Akmal)

Entah apa benda yang mengenai matanya saat memotong rumput itu, hingga Silaban tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya waktu itu.

"Biasa memakai helm, nah waktu itu tidak, makanya kena batu ke matanya," terang Sutikno dihadapan perwakilan PBB saat mediasi itu.

Melihat luka yang dialami Silaban harus mendapat perawatan medis, pada hari itu juga dibawa ke rumah sakit mata di Jalan Arifin Ahmad.

"Dibawa ke SMEC, ada tindakan medis, (biaya perawatan) 9 hampir 10 juta sekianlah," kata Sutikno sambil menunjukkan bukti biaya pengobatan Silaban.

Biaya itu ditanggung oleh Sutikno sepenuhnya. Seusai pengobatan, Silaban harus menjalani perawatan hingga matanya kembali sehat.

Mengingat biaya mahal, akhirnya Silaban didaftarkan BPJS ke dalam perusahaannya Sutikno itu.

Seiring waktu berjalan, Silaban dipanggil oleh Sutikno untuk memastikan perkembangan keadaannya, apakah sudah bisa bekerja atau belum.

"Saya tanyakan terus, kalau dia sudah bisa bekerja silahkan, kalau belum bisa saya suruh istirahat lagi," terangnya.

Terkait dengan dugaan Silaban diusir dari mess karyawan, Sutikno menanggapinya bahwa Silaban dicarikan tempat tinggal diluar, sebab mess tersebut akan diisi oleh karyawan water park.

"Tawarkan bantuan Rp5 juta, istrahat diluar dulu, rumah mau ditempatin yang lain," sambungnya.

Halaman:

Editor: Akmal

Terkini

PDAM Tirta Siak Diminta Segera Perbaiki Pipa Bocor

Rabu, 1 Desember 2021 | 18:25 WIB
X