Gelar Aksi Damai, Warga Kenegerian Siberakun dan Kenegerian Kopah Tutup Akses Jalan ke PT DPN dan PT RAPP

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 23:50 WIB
Aksi damai masyarakat di ruas jalan RAPP dan PT DPN di Desa Munsalo (Istmewa/Yendri)
Aksi damai masyarakat di ruas jalan RAPP dan PT DPN di Desa Munsalo (Istmewa/Yendri)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Masyarakat Kopah melakukan penutupan jalan masuk perusahaan PT Duta Palma Nusantara (DPN) Rabu (13/10/2021) malam.

Hal itu merupakan aksi damai di ruas jalan Desa Munsalo Kopah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi.

Diketahui, aksi memblokade ruas jalan menuju ke PT Duta Palma Nusantara tersebut merupakan kekecewaan masyarakat kepada pihak PT DPN, Karena belum sampai 24 jam masyarakat melakukan penimbunan akses menuju perkebunan mereka, pihak PT DPN kembali membongkar akses tersebut.

"Sekitar pukul 12.00 WIB kami selesai bergotong royong untuk hal itu, namun sekitar pukul 16:00 WIB, telah dibongkarnya (Pihak DPN), yang mana pembongkaran diduga oknum Security pihak DPN," ujar Badu (bukan nama sebenarnya).

Baca Juga: Kuasa Hukum Kadis ESDM Provinsi Riau Ajukan Pra Peradilan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi

Dikatakan Badu, saat ini pihaknya melakukan penyetopan kepada kendaraan perusahaan milik PT DPN yang keluar masuk. Namun setiap mobil PT DPN yang keluar masuk enggan melewati kumpulan warga.

Kendati demikian, masyarakat membiarkan mobil angkutan pihak PT RAPP melewati aksi warga tersebut karena mereka menilai bahwa mereka tidak ada kaitan atau permasalahan dengan pihak RAPP.

"Kami tak ada persoalan dengan pihak RAPP," ucapnya singkat.

Selanjutnya, Badu menjelaskan bahwa aksi tersebut masih tetap dilakukan kalau seandainya keinginan masyarakat belum dipenuhi.

Baca Juga: Siak Pertahankan Predikat KLA Tingkat Nindya

"Kami akan lakukan ini hingga keinginan kami terpenuhi oleh pihak DPN," ujar Badu.

Badu juga menyesalkan tindak yang dilakukan oleh pihak PT DPN, hal ini jelas sangat mengganggu masyarakat dengan kondisi seperti ini. Aktivitas keluar-masuk masyarakat menjadi sulit akibat pembongkaran akses tersebut.

Disamping itu dirinya mengharapkan pemerintah daerah segera turun tangan menyelesaikan masalah ini hingga tuntas jangan hanya bisa memberikan harapan kepada masyarakat jangan hanya diam dan berdiam diri.

"Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif tolong dengarkan keluhan warga panggil kembali pihak perusahaan agar dapat mengembalikan jalan ini seperti biasa," tutupnya

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X