Kejari Kuansing Siap Hadapi Praperadilan Kadis ESDM Riau

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:06 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hadiman (Istimewa)
Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Hadiman (Istimewa)

"Di dalam putusan (Edisman dan Ariadi), perbuatan mereka bersama-sama dengan IAL (Indra Agus Lukman,red)," tegas mantan Koordinator pada Kejati Sulawesi Tengah (Sulteng) itu.

Masih dari kabar yang didapat, pertimbangan upaya praperadilan yang akan diajukan itu karena perkara tersebut sudah lama dan telah dihentikan dengan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Selain itu, kerugian negara juga sudah dipulihkan.

"Ada ya saya dengar, saya baca seperti itu," sebut Kajari.

Baca Juga: Anime Attack on Titan Season 4 Dikonfirmasi Tayang Pada 10 Januari 2022 Dengan Perlihatkan PV Keduanya

Terkait rumor SP-3, Kajari Hadiman membantah hal tersebut. "Sampai hari ini, SP-3 itu tidak ada. Kan Kajari juga tidak pernah mengeluarkan SP-3 dan yang ada perkara atas nama IAL belum diproses sampai ke pengadilan," tegas Hadiman.

"Rupanya ada laporan dari LSM bahwa kenapa satu orang ini (Indra Agus,red) tidak diproses. Sedangkan yang dua sudah inkrah. Atas laporan itu kami menelusuri. Ternyata benar ada dalam putusan bahwa IAL ini selaku kepala dinas ikut serta melakukan perbuatan itu, dan sekarang kita proses," sambungnya menjelaskan.

Sementara terkait adanya pengembalian kerugian negara, itu dibenarkannya. Hanya saja, itu terjadi saat dua pesakitan sebelumnya akan menghadapi sidang dengan agenda tuntutan.

"Itu tidak menghapus pidana. Hanya meringankan karena sudah diproses dalam persidangan," sebut dia.

Dalam kesempatan itu, Hadiman menyampaikan terkait adanya surat pernyataan dari Edisman dan Ariadi yang mengakui bahwa mereka yang bertanggung jawab dalam perkara itu. Namun, kata Hadiman, surat itu dibuat setalah mereka divonis dan status perkara telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Mereka sudah divonis, barulah membuat surat pernyataan. Entah siapa yang membuat itu dan sebagainya. Namun pada saat kita tanya saksi Edisman dan Ariadi mengakui kalau buat surat pernyataan itu setelah putusan pengadilan," pungkas Hadiman.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X