Kajari Kuansing Ungkap Penetapan Eks Kadis ESDM sebagai Tersangka Bermula dari Laporan LSM

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:36 WIB
Eks Kadis ESDM, Indra Agus Lukman tersangka kasus korupsi. (haluanriau.co/Yendri Saputra)
Eks Kadis ESDM, Indra Agus Lukman tersangka kasus korupsi. (haluanriau.co/Yendri Saputra)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Dalam kasus penetapan tersangka dugaan rasuah terhadap eks Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau, Indra Agus Lukman oleh Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kuansing) Selasa (12/10/2021), Kepala Kejari (Kajari) Kuansing, Hadiman mengungkapkan hal lainnya.

Hadiman mengungkapkan penetapan Indra Agus Lukman berawal dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang melaporkan kasus tersebut kepada pihak Kejari Kuansing.

Lanjut Kajari Kuansing itu, sesuai dengan penuturan LSM, masih ada salah seorang yang melakukan tindak pidana korupsi selain ED dan AR.

"Makanya kami langsung perintahkan Kasi Intel untuk klarifikasi. Artinya pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) lah ya, dari Pulbaket tersebut Kasi intel melimpahkan kepada Kasi Pidsus," ulas Hadiman, Selasa (12/10/2021).

"Dari hal itu yang sudah kami periksa, ternyata benar masih ada satu orang yang belum diperiksa," ungkap Kajari Kuansing itu.

Baca Juga: Wakil Ketua Dewan Jakut Dikabarkan Meninggal Dunia Usai Menjadi Korban Tabrak Lari

Penetapan Indra Agus Lukman sebagai tersangka juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Kuansing.

Dalam pemberitaan sebelumnya dijelaskan, Indra Agus Lukman tersandung kasus korupsi pada kegiatan Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan dan Akselerasi ke Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada 2013-2014 silam.

Diterangkan juga dalam berita sebelumnya, pria berusia 46 tahun itu juga pernah diundang oleh penyidik intelejen Kejari Kuansing pada 23 September 2021 lalu untuk memberikan keterangan di Dinas ESDM.

Kemudian, tepat hari ini dipanggil lagi dan dinyatakan sebagai tersangka atas kerugian negara hingga Rp765.512.700.

Dijelaskan Hadiman, sebelumnya tersangka lainnya, ED dan AR sudah menjadi terpidana dalam kasus yang sama.

Baca Juga: Sandang Status Tersangka Korupsi Bimtek, Kadis ESDM Riau Dijebloskan ke Penjara

Namun, Hadiman menuturkan dalam perjalanan dinas tersebut, tidak semuanya dipergunakan, dan dikatakan fiktif.

Selanjutnya, ia menjelaskan tidak seluruhnya dipergunakan. Sehingga yang menjadi dasar pihak Kejari Kuansing mendalami kasus Bimtek tersebut yakni terkait kerugian negara hingga Rp500.176.250.

Atas korupsi yang dilakukan oleh eks Kepala Dinas ESDM pada 2013 itu, Indra Agus Lukman dijerat dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 9 jo pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU RI No 20 tahun 2001 dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X