Diduga Proyek Siluman Pembangunan Pintu Air Tak Tepat Sasaran di Kampung Langsat Permai

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:17 WIB
Salah satu warga Langsat Permai menunjuk pembangunan pintu air yang tidak ada plang nama yang dibangun di daerah persawahan beberapa hari yang lalu (Istimewa/HR Sugianto)
Salah satu warga Langsat Permai menunjuk pembangunan pintu air yang tidak ada plang nama yang dibangun di daerah persawahan beberapa hari yang lalu (Istimewa/HR Sugianto)

HALUANRIAU.CO, SIAK - Diduga proyek siluman, pembangunan pintu air di Dusun II Gajah Mukti, Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, tidak memiliki plang nama. Selain tidak memiliki plang, proyek tersebut menurut masyarakat tempatan tidak tepat sasaran atau tidak bermanfaat.

"Kami sebagai masyarakat di sini tentunya sangat menyayangkan pembangunan Dam (Pintu Air) di persawahan kami itu yang tidak tepat sasaran, selain itu, pembangunan juga tidak ada plang anggaran waktu kami lihat kesana," ungkap warga Dusun II Gajah Mukti yang enggan disebutkan namanya kepada Haluanriau.co, Selasa (12/10/2021).

Warga Dusun II juga mengaku, selama ini mereka tidak tahu siapa yang mengusulkan proyek pintu air  yang diletakan di situ, dan selama ini tidak ada musyawarah ataupun pemberitahuan kepada masyarakat  untuk pembangunan pintu air itu.

"Kami menilai pembangunan pintu air di Kampung Langsat Permai tahun yang dulu di Dusun III tidak bermanfaat, dan ditahun ini juga dibangun di dusun II yang juga tidak bermanfaat. Hal ini kami juga sudah melaporkan ke pak Bupati Siak agar meninjau ulang pembangunan pintu air ini, jadi kami mohon kepada pemerintah, kalau membangun itu mbok ya koordinasi kepada masyarakat tempatan, apa saja yang dibutuhkan,bukan seperti ini yang terkesan asal-asalan," tegasnya dengan logat Jawa.

Baca Juga: Warga Kampung Tuah Indrapura Pertanyakan Proyek Pembangunan Semenisasi Jalan Yang Tak Jelas Tahunnya

Sementara itu, Kepala Dusun II Gajah Mukti, Tulus, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, dirinya juga tidak tahu pembangunan pintu air yang dibangun diwilayahnya, ia mengaku selama ini pihak kelompok tani atau dinas terkait yang membangun pintu air itu tidak ada koordinasi sama sekali kepada dirinya sebagai kepala dusun.

"Proyek pembangunan pintu air itu selama ini saya tidak tahu,dari mana anggaran nya,siapa yang mengusulkan nya dan lain-lain. Karena selama ini, pihak yang bersangkutan yang membangun diwilayah saya tidak ada komunikasi atau koordinasi sama sekali," jelasnya.

Ketika ditanya,  jadi selama ini yang pak Kadus dengar itu proyek dari mana? Ia menjawab, dengar-dengar itu proyek P3A, tapi secara detil dirinya belum tahu persis.

"Ya jujur saja, pembangunan pintu air itu, siapa yang mengusulkan saya tidak tahu, karena ya memang mereka tidak ada koordinasi kepada aparat Kampung kususnya saya sebagai kepala dusun. Dan dengar info yang belum pasti sih, katanya itu Proyek P3A, tapi ya entahlah," ungkapnya.

Baca Juga: Indonesia Berhasil Kalahkan Taiwan 3 Gol Tampa Balas

Sementara itu, PJ Kampung Langsat Permai Safaruddin ketika dikonfirmasi Haluanriau.co melalui telpon selulernya mengaku tidak mengetahui proyek itu berasal dari mana.

"Tak tahu aku, mungkin itu proyek dari dinas, saya belum cek lagi proyek itu, dan saya juga tak tahu itu usulan dari mana, penempatan dimana jadi tak bisa memberikan penjelasan secara akurat," jelasnya

Terkait bermanfaat tidaknya, menurut Safaruddin, itu yang tahu yang punya proyek ,dan pihaknya akan segera mengecek keberadaan proyek pintu air itu.

"Iya lah, nanti akan  kami cek proyek itu," tegasnya.

Baca Juga: Berikut Daftar iPhone yang Tidak Support Aplikasi WhatsApp

Sementara itu, Ketua  P3A Kecamatan Bungaraya Aris Sugandi ketika dihubungi mengatakan bahwa, itu bukan kegiatan P3A melainkan kegiatan Gapoktan langsung, karena kemarin waktu mau ditangani P3A terbentur Desimurutan.

"Jadi pintu air yang dibangun bukan hanya Kampung Langsat Permai, melainkan di Kampung Jatibaru, Tuah Indrapura, Bungaraya, Kemuning Muda dan  Jayapura. Pembangunan pintu air pada tahun ini di Kecamatan Bungaraya ada sekitar 34 atau 36 Unit," jelasnya.

Lebih lanjut Aris juga mengungkapkan, untuk tahun ini dikampungnya Buantan Lestari tidak dapat pintu air karena menurutnya sudah penuh.

"Untuk pembangunan pintu air  tahun ini cuman buantan lestari yang tak dapat, kerena sudah penuh. Jadi mas lebih baiknya konfermasi saja sama ketua Gapoktan nya, nanti kalau ada nomernya saya kirim," jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Gapoktan yang membangun proyek pintu air tersebut tak bisa dihubungi, bahkan pantau dari Haluanriau.co beberapa hari yang lalu, proyek pintu air itu tak ada plang namanya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Siak Hadiri Peresmian Markas Kodim 0322/Siak.

Jumat, 26 November 2021 | 10:21 WIB
X