Jembatan Tuk Jimun, Satu-satunya Penghubung ke Perkebunan Warga Kemuning Alami Rusak Parah

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 21:40 WIB
Warga saat berada di jembatan yang rusak parah. (haluanriau.co/Evrizon)
Warga saat berada di jembatan yang rusak parah. (haluanriau.co/Evrizon)

HALUANRIAU.CO, INDRAGIRI HILIR - Satu-satunya jembatan penghubung mengangkut hasil perkebunan masyarakat di Desa Tuk Jimun mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan dua tahun lalu Jembatan Tuk Jimun, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) itu pernah amblas. Namun, hingga sekarang belum ada renovasi atau perbaikan dari pihak terkait.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Inhil, Umar saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021) mengatakan Jembatan Tuk Jimun menggunakan sistem rangka bailey, dan dalam kondisi rusak berat sehingga perlu persiapan pembangunan dan anggaran yang besar.

Baca Juga: Aksi Jambret Terekam CCTV Incar HP Anak-Anak di Inhil

"Jembatan Tuk Jimun itu rusak berat terutama pada bangunan atasnya," kata Umar.

Umar menjelaskan, rangka bailey merupakan rangka jembatan model kuno yang dibangun pada masa penjajahan.

Zaman sekarang, terangnya, dimodifikasi dengan material panel dari baja ringan dan papan tebal. Sedangkan Jembatan Tuk Jimun masih memakai panel besi.

"Untuk kelanjutannya, kami akan berkoordinasi dengan pihak dan unsur terkait untuk tindak lanjut pembangunan Jembatan Tuk Jimun ke depan," ungkapnya.

Ia mengatakan beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk membangun Jembatan Tuk Jimun.

Baca Juga: Gol Tiga Naga Menit Terakhir Dinilai Offside, Laga Lawan PSMS Medan Skor 1-1

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X