Setahun Beroperasi, Tercatat 86 Kasus Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai

- Sabtu, 25 September 2021 | 20:24 WIB
tol
tol

Baca Juga: Bank Indonesia Sampai Empat Kunci UMKM Bisa Tembus Pasar Global

Pihak HK sendiri menyatakan terus berupaya menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan tol sepanjang 131 kilo meter tersebut. Mulai dari Pekanbaru, Duri yang masuk wilayah Kabupaten Bengkalis, Kemudian Kandis, Minas masuk Kabupaten Siak serta Kota Dumai.

Yakni diantaranya dengan melibatkan pihak kepolisian, bagaimana mematuhi batas maksimum kecepatan 80 kilimeter perjam serta 60 kilometer batas minimum bisa taati. Setiap kendaraan melewati dipantau petugas menggunakan speed gun. Setiap pelanggar, ditilang.

Kemudian, PT HK juga memasang marka kejut (rumble stripe), lampu peringatan (warning lights), sosialisasi hingga razia seperti operasi mengantuk (micro sleep). Kemudian, ada juga operasi simpatik dengan memberikan peringatan akan bahaya kecelakaan karena kondisi fisik melalui selabaran kepada pengemudi kendaraan. Selain itu, ada juga layanan gratis pengecekan kendaraan terutama mesin dan rem.

"Semua ini kita lakukan upaya menekan angka kecelakaan. Setiap usaha yang kita lakukan bisa mengurangi bahkan zero insident. Ini tentu harapan kita semua," ujar Indrayana.

Indrayana menyatakan berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut mulai menampakan hasil. Diharapkan, dimasa akan datang, kasus kecelakaan di tol Permai ini bisa lebih ditekan lagi.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Media Center Riau

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratusan Siswa SD Ikuti Vaksinasi di Polsek Sukajadi

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:51 WIB
X