Praktek Jual Beli LKS Masih Terjadi, Disdikpora Kuansing: Surat Edaran Sudah Diberikan Harusnya Guru Paham

- Jumat, 24 September 2021 | 10:37 WIB
SMPN 2 Inuman (Istimewa)
SMPN 2 Inuman (Istimewa)

HALUANRIAU.CO,KUANTAN SINGINGI - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi seharusnya menindak tegas terhadap masih adanya sekolah di Kuantan Singingi melakukan praktek jual beli buku lembaran kerja siswa (LKS) dan pakaian seragam di sekolah.

Padahal, Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau sudah disampaikan kepada pihak pihak sekolah pada 4 Januari 2021 yang lalu.

Hal itu diakibatkan, masih banyaknya pihak sekolah yang melanggar Permendikbud Nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan terutama pasal 18 1a.

Sebagaimana Surat Edaran (SE) tersebut bertujuan kepada pihak sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kuantan Singingi.

Hal itu ditemukan, saat Haluanriau.co melakukan investigasi lapangan terkait adanya laporan orang tua murid yang ada di SMP Negeri 1 Kuantan Hilir dan SMP Negeri 2 Inuman.

Baca Juga: Tidak Bijak, Pimpinan RSUD Kota Dumai Tarik Biaya Parkir dari Karyawan Sendiri Sebesar 30 Ribu

Saat di konfirmasi dan dimintai tanggapannya, Kepala SMP Negeri 2 Inuman Saparuddin, pada Jumat (24/09) terkait hal jual beli LKS dan seragam sekolah melalui pesan WhatsApp pribadinya, dirinya tidak membalas meski membaca dengan ceklis biru dua.

Padahal, pendidikan adalah salah satu ruang lingkup pelayanan publik sebagaimana disebutkan dalam Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang No. 25/2009. Karena itu guru sebagai tenaga pendidik dan tenaga kependidikan mengemban tugas sebagai pelayan publik di lembaga pendidikan (sekolah dengan berbagai tingkatan).

Keberadaan guru sendiri adalah pemberi jasa publik kepada peserta didik. Pengertian Guru dalam Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, adalah tenaga pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X