KNPI Kampar Minta Agar PT Padasa Penuhi Hak Eks Karyawan

- Senin, 20 September 2021 | 12:23 WIB
Salah seorang mantan karyawan PT Padasa Enam Utama, sampaikan  nasib malang yang menimpa dirinya dan karyawan lainnya ke Ketua KNPI Kampar Abu Nazar (Isitmewa)
Salah seorang mantan karyawan PT Padasa Enam Utama, sampaikan nasib malang yang menimpa dirinya dan karyawan lainnya ke Ketua KNPI Kampar Abu Nazar (Isitmewa)


HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kampar meminta agar PT Padasa Enam Utama memenuhi hak karyawannya yang sudah dipecat.

Diketahui sampai saat ini perusahan itu belum memenuhi hak para karyawan tersebut.

Akibat hal itu terjadi aksi bentrok antara eks karyawan dan security PT Padasa Enam Utama pada saat proses pengosongan perumahan milik perusahaan tersebut, Selasa (14/09/2021) lalu.

Ketua KNPI Kampar Abu Nazar yang pada saat itu turun langsung kelokasi kejadian mengatakan karyawan yang menempati perumahan itu sudah dipecat oleh pihak perusahaan.

Baca Juga: Korupsi Bantuan Alat Rapid Test, Kadiskes Meranti Terancam 20 Tahun Penjara

Namun, mereka belum diberikan pesangon, adapun pesangon yang diberikan oleh pihak perusahaan itu tidak sesuai.

"Mereka karyawan yang sudah dipecat oleh PT Padasa. Namun masih menempati aset rumah milik perusahaan tersebut. Karena alasaan mereka menempati belum mendapat pesangon dan pesangon yang diberikan sangat tidak sesuai menurut mereka," kata Abu Nazar pada Haluanriau.co, Senin (20/9).

Ia menuturkan, KNPI Kampar datang ke lokasi kejadian dalam upaya menyelamatkan anak anak dan perempuan korban konflik.

"Kehadiran KNPI bersama Komisi Perlindungan Anak Riau didampingi Auri. Kita datang untuk menyelamatkan anak-anak, kemudian mereka kita bawa ke Dinas Sosial Riau," ujar Abu Nazar.

Baca Juga: Operasi Patuh Lancang Kuning 2021, Kapolres Inhil : Upaya Menekan Penyebaran Covid-19 dan Disiplin Prokes

"Terkait hak-hak eks karyawan PT Padasa kita ingin pemerintah hadir menyelesaikannya dan Disnaker harus turun menengahi persoalan tersebut," sambung dia.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X