Pemko Pekanbaru Bahas Ulang Aturan Soal Pungutan Tarif Parkir di Ritel dan Swalayan

- Kamis, 16 September 2021 | 08:11 WIB
Karcis jasa layanan parkir  |  Istimewa
Karcis jasa layanan parkir | Istimewa

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Masyarakat mengeluhkan tarif parkir yang disahkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru beberapa waktu lalu di beberapa ritel dan swalayan.

Terkait hal tersebut, Pemko Pekanbaru bakal membahas kembali regulasi terkait pungutan tarif parkir di ritel dan swalayan.

"Sebelumnya toko Alfamart dan Indomaret memberi servis pada konsumen dengan menggratiskan parkir. Tapi mereka membayar pajak parkir ke pemerintah. Mereka membayar pajak parkir melalui Bapenda Pekanbaru," ujar Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, S.T., M.T, Rabu (15/9).

Menurutnya, dari regulasi yang ada, tempat parkir yang berada pada ritel dan swalayan sudah masuk dalam kategori parkir tepi jalan umum. Dimana untuk penyelenggara pengelolaan parkir merupakan wewenang Dinas Perhubungan (Dishub).

Baca Juga: Informasi Cuaca Kota Pekanbaru Hari Ini, BMKG: Cerah Berawan

Pemko menggolongkan aktivitas parkir di sana termasuk parkir umum. Sehingga juru parkir bisa memungut jasa layanan parkir di sana.

"Kalau dalam regulasi ini masih masuk kategori, karena berada pada tepi jalan umum," terangnya.

Dengan kondisi yang terjadi saat ini, Firdaus mengaku bakal membahas dan mempertegas aturan yang ada.

Mereka bakal membahas di interen pemerintah kota untuk menentukan instansi mana yang menyelenggarakan parkir sesuai regulasi yang ada.

Baca Juga: Pimpin Minister Talk di Global Tourism Forum 2021, Sandiaga Uno: Wisata Bukan Kompetisi

"Kami akan mempertegasnya lagi, aturan ini akan dipertegas lagi secara interen pemko. Kalau ditarik rertibusi, berarti dibebankan ke masyarakat. Kalau kita tarik pajak, yang kita bebankan ke pengusaha," jelasnya.

Ia mengaku, reaksi masyarakat saat ini yang merasa diberatkan dengan adanya pungutan tarif parkir di ritel merupakan dari kurangnya sosialisasi. Dinas teknis mesti melakukan sosialisasi lagi agar masyarakat mengerti.

"Sosialisasi kurang, nanti dinas teknis kita minta sosialisasi lagi," tutupnya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: pekanbaru.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Universitas Islam Riau dan Pemkab Pelalawan Teken MoU

Senin, 29 November 2021 | 18:19 WIB

1.305 Pelanggaran Dalam Sepekan Ops Zebra Lancang Kuning

Selasa, 23 November 2021 | 17:27 WIB
X