Warga Bungaraya Antusias Bayar Pajak Kendaraan dengan Program Penghapusan Denda

- Selasa, 14 September 2021 | 15:28 WIB
Masyarakat Bungaraya Antusias membayar pajak di Aulan Kantor Camat Bungaraya. (haluanriau.co/Sugianto)
Masyarakat Bungaraya Antusias membayar pajak di Aulan Kantor Camat Bungaraya. (haluanriau.co/Sugianto)

HALUANRIAU.CO, SIAK - Di Agustus lalu, Gubernur Riau, Syamsuar mengimbau kepada masyarakat Riau agar bisa memanfaatkan momen penghapusan denda pajak ini sebaik mungkin. Karena waktu yang diberikan tidak lama yakni sampai November 2021 mendatang.

Hal ini tentunya dimanfaatkan oleh warga Bungaraya yang memiliki kendaraan, yang tunggakannya sudah lama atau lambat bayar pajak ketika pihak Samsat Kabupaten Siak membuka pendaftaran di Aula Kantor Camat Bungaraya.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah kususnya Gubernur Riau yang telah mengadakan program Penghapusan Denda Pajak di masa pandemi Covid-19 seperti ini. Program ini sangat membantu sekali bagi masyarakat kecil di masa seperti ini, apa lagi masa-masa yang sulit seperti ini memang perlu adanya perhatian pemerintah kepada masyarakat nya," kata Fais, tokoh masyarakat Bungaraya yang habis bayar pajak di Aula Kantor Camat Bungaraya kepada halauanriau.co, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Selama 3 Tahun, Seorang Dokter Spesialis Patologi Anatomik Tak Diberikan Kerja di RSUD Siak

Fais juga mengaku, program ini sangat luar biasa karena bisa meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Ini sangat luar biasa, kami sebagai masyarakat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Di saat pandemi ini kami juga harus tangguh dan taat kepada aturan pemerintah khususnya dalam pembayaran pajak. Jadi bagi yang telat bayar pajak segera bayar pajak mumpung denda dihapuskan," ajaknya.

Sementara itu, Bendahara Penerimaan Pembantu Samsat Kabupaten Siak, Ilham Affandi yang bertugas di Aula Kecamatan Bungaraya mengatakan bahwa, program penghapusan denda pajak ini tidak lama. Yakni dari Agustus sampai November 2021, sehingga program ini juga belum tentu hadir lagi di tahun depan.

"Adapun besaran penghapusan denda yang diberikan kali ini adalah sebesar 100 persen. Artinya masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor cukup membayarkan pajak pokoknya saja. Kebijakan tersebut dibuat juga dalam meringankan beban masyarakat pada saat pandemi Covid-19. Ini juga merupakan arahan dari Menteri Keuangan sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah,'' terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, program ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pemilik kendaraan roda dua, roda tiga hingga roda empat perorangan, instansi pemerintah hingga perusahaan.

Baca Juga: Begini Tanggapan Lord Adi ketika Cowok Bisa Masak, Lord Adi: The Cook Better Than Girl

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekretaris MPP PAN Kabupaten Siak, Rosliani Tutup Usia

Sabtu, 4 September 2021 | 10:06 WIB
X