Meski Disdikpora Terbitkan SE Mengenai Larangan Pungutan di Sekolah, Masih Banyak Sekolah 'Nakal' di Kuansing

- Selasa, 14 September 2021 | 08:37 WIB
Plt Kadisdikpora Kuantan Singingi H Masrul Hakim, S.Pd. M.Pd  |  Istimewa
Plt Kadisdikpora Kuantan Singingi H Masrul Hakim, S.Pd. M.Pd | Istimewa

Dikatakan Masrul, dalam SE tersebut kita juga melakukan tembusan kepada Bupati Kuantan Singingi dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Baca Juga: Informasi Cuaca Pekanbaru Hari Ini, BMKG: Berawan

"Seharusnya tanpa edaran pun pihak sekolahkan seharusnya membaca aturan aturan terkait pengelolaan sekolah," terang Masrul Hakim.

Dilanjutkan Masrul, dalam SE tersebut ada tiga poin penting yang kita bunyikan, yang mana diantaranya :

  1. Pihak Sekolah tidak diperbolehkan melakukan pungutan kepada orang tua peserta didik di Sekolah, penggalangan dana dalam bentuk  apapun dan sumbangan penguatan sesuai dengan Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah.

  2. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan terutama pasal 181a menyatakan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan, baik perseorangan, maupun kolektif dilarang menjual buku, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

  3. Apabila pihak sekolah melakukan  poin nomor 1 (satu) dan nomor 2 (dua) pada edaran ini, maka resiko ditanggung sendiri oleh sekolah yang bersangkutan.

Meskipun Disdikpora Kuantan Singingi sudah memperingati pihak sekolah dengan memberikan Surat Edaran (SE) , namun masih banyak pihak Sekolah yang melakukan kucing kucingan, dan hal tersebut terbilang kejahatan pendidikan di Kuantan Singingi.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku Judi Togel Online

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:09 WIB
X