Selama 16 Tahun Terakhir Menurut KPK Provinsi Jawa Barat Menjadi Daerah Terkorup

- Kamis, 9 September 2021 | 15:41 WIB
Gedung Sate di Kota Bandung, Jawa Barat  |  Sumber: disperkim.jabarprov.go.id
Gedung Sate di Kota Bandung, Jawa Barat | Sumber: disperkim.jabarprov.go.id

HALUANRIAU.CO, JAWA BARAT - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membeberkan data terbaru perilaku korup pejabat di Jawa Barat.

Menurut Firli, kasus maling uang rakyat di Jawa barat mencapai 101 kasus selama 16 tahun terakhir, terhitung sejak tahun 2004 hinga tahun 2020.

"Dari sepuluh besar kasus korupsi di daerah yang ditangani KPK, Jawa Barat di peringkat satu dengan jumlah 101 kasus," katanya.

Lantaran kasus maling uang rakyat di Jawa Barat menjadi yang tertinggi, Firli Bahuri pun mengingatkan para pejabat utamanya di Jawa Barat untuk hati-hati dalam menjalankan tugas yang diemban.

Baca Juga: Pamer Nongkrong dengan Saipul jamil, Hotman Paris 'Dirujak' Warganet

Hal ini diungkapkan oleh Firli Bahuri dalam di hadapan 120 anggota DPRD Jabar pada Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat Rabu 8 September 2021.

"Ada empat tahapan dalam tugas dewan terkait penganggaran. Dari empat tahapan tersebut, semua rawan korupsi. Mulai dari penyusunan, persetujuan, dan pengesahan ada kerawanan, pelaksanaannya ada. Terakhir, pengawasannya ada kerawanan juga," kata Firli Bahuri.

Lebih lanjut, Firli Bahuri mengatakan ada sejumlah modus yang sering digunakan dalam kasus maling uang rakyat tersebut.

Hanya saja, modus yang paling banyak dalam kasus maling uang rakyat di Jawa Barat adalah pemerasan, gratifikasi dan penyuapan.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wanita Tua Tersasar di Kota Pekanbaru

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:51 WIB

Baru Gabung NasDem, KPK Kembali 'Garap' Annas Maamun

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:14 WIB

Disdik Tutup Dua Sekolah Swasta yang Abai Prokes

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:51 WIB
X