RSUD Tengku Sulung Luncurkan 'Kodok’s Melonchat', Inovasi Konsultasi Dokter Spesialis Melalui Telepon dan Chat

- Selasa, 7 September 2021 | 14:38 WIB
RSUD Tengku Sulung, Kecamatan Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir wujud Inovasi Konsultasi Dokter Spesialis Melalui Telepon dan Chat (Kodok’s Melonchat).
RSUD Tengku Sulung, Kecamatan Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir wujud Inovasi Konsultasi Dokter Spesialis Melalui Telepon dan Chat (Kodok’s Melonchat).

HALUANRIAU.CO, TEMBILAHAN - Untuk meminimalisir penularan Corona Virus Disease 2019, RSUD Tengku Sulung, Kecamatan Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir wujud Inovasi Konsultasi Dokter Spesialis Melalui Telepon dan Chat (Kodok’s Melonchat).

Inovasi layanan konsultasi kesehatan online tersebut memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, yaitu memberikan pelayanan digital melalui telepon seluler untuk konsultasi masalah kesehatan kepada dokter spesialis.

"Masyarakat dapat berkonsultasi langsung melalui operator yang ada di rumah sakit, sehingga dokter dan masyarakat tidak harus kontak langsung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, hal ini sangat sejalan dengan upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19," terang dr. H. Iswandi Direktur RSUD Tengku Sulung Pulau Kijang.

Dipaparkannya, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan yang mengharuskan sumber daya manusia beradaptasi dengan situasi pandemi COVID-19, belum tahu kapan pandemi ini berakhir, sehingga Negara harus bersiap dengan keseimbangan baru pada kehidupan masyarakatnya.

Baca Juga: Bantuan BPUM ke 21 Sudah Cair, Kadiskop UMKM Pekanbaru: Ada Penambahan Penerima Bantuan

Maka dari itu, sebutnya, aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi harus berjalan beriringan dan saling mendukung agar tercapai tujuan yang diharapkan. Untuk itu berbagai kebijakan percepatan penanganan COVID-19 harus tetap mendukung keberlangsungan perekonomian dan aspek sosial masyarakat.

Rumah sakit dan fasilitas umum merupakan area dimana masyarakat melakukan aktifitas kehidupan sosial dan berkegiatan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.
Risiko pergerakan orang dan berkumpulnya masyarakat pada rumah sakit dan fasilitas umum, memiliki potensi penularan COVID-19 yang cukup besar.

"Agar pelayanan kesehatan tetap dapat berjalan optimal, maka perlu dilakukan mitigasi dampak pandemi COVID-19 khususnya di rumah sakit dan fasilitas umum," sambungnya.

Masyarakat dituntut agar memperhatikan protokol kesehatan yang meliputi upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di rumah sakit dan fasilitas umum dengan memperhatikan aspek perlindungan kesehatan individu dan titik-titik kritis dalam perlindungan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Meski Kaya Manfaat Minum Kopi Berlebihan Bisa Ciutkan Otak, Berikut Ini Takaran Minum Kopi yang Sehat

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

X