Tiga Mobil Dinas Pemkab Kampar Dikuasai Mantan Ketua Pengadilan Agama dan Pejabat Aktif Kampar

- Jumat, 3 September 2021 | 15:08 WIB
Kejaksaan Negeri Kampar
Kejaksaan Negeri Kampar

HALUANRIAU.CO, BANGKINANG KOTA - Ucapan Sekda Kampar Drs. Yusri terkait MoU Penyelamatan aset dengan Kejaksaan Negeri Kampar, ditanggapi oleh Kajari melalui Kasi Datun Gugi Dolansyah. Mantan Kasubsi Penuntutan Kajari Agam mengungkapkan bahwa terkait aset mobil dinas, Pemda Kampar baru mengajukan untuk 3 (tiga) kendaraan.

"Berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk aset kendaraan selama saya bertugas di Kampar, Pemkab baru mengajukan untuk 3 unit mobil dinas dan semuanya sudah kita selesaikan," ungkap Gugi Kamis (2/9).

Kasi Datun menjelaskan bahwa berdasarkan SKK, 3 unit kendaraan unit kenderaan roda empat yang diajukan Pemda untuk ditelusuri keberadaannya adalah satu unit Toyota Fortuner, Toyota Hilux dan Ford.

"Berdasarkan SKK, Fortuner penguasaannya sama Mantan Ketua PA, Hilux Penguasaan di eks pejabatan, ternyata setelah ditelusuri ternyata pejabat aktif di PUPR, dan Perkim ada satu unit Ford, dalam SKK tertulis mantan pejabat, ternyata ditangan pejabat aktif," jelas Gugi.

Ia menambahkan, bahwa dari 3 kendaraan yang ditertibkan tersebut tidak disertai dengan berita acara pinjam pakai, "setelah kita amankan, kemudian di data oleh pemerintah daerah," pungkas Gugi.

Sebelumnya Pemda Kampar menggelar konferensi pers terkait sejumlah kendaraan dinas yang dipertanyakan Pansus DPRD, Sekda Kampar dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa keberadaan aset kenderaan jelas dan terang serta tidak ditutup-tutupi.

Dalam keterangannya, Sekda juga menjelaskan bahwa Pemda Kampar saat ini juga telah bekerjasama dengan Pihak Kepolisian dan Kejaksaan terkait dengan pendataan aset, tidak hanya kendaraan tapi juga bangunan dan tanah.

"Kita dukung Pansus agar aset Kampar semakin tertib, bahkan Pansus bisa menyampaikan surat resmi ke Kejaksaan, karena kita juga sudah MoU dengan Kejaksaan dan kepolisian, kalau aset kita itu tak balik, tapi saya rasa pasti baliklah," pungkas Sekda.

Pansus DPRD Kampar awalnya menilai Pemda Kampar tidak serius dalam pendataan dan penyalamatan aset, terutama aset kenderaan mobil dinas, hal ini disebabkan Pemda Kampar hanya mampu menghadirkan 33 unit dari 56 unit kenderaan yang diagendakan untuk di cek fisik.

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Terkini

X