Konflik Masyarakat Kenegerian Siberakun dengan PT. Duta Palma Meruncing, Mardianto Manan: Kita Sudah Muak!

- Rabu, 1 September 2021 | 16:09 WIB
Kondisi jalan yang di blokir pihak PT Duta Palma  |  Istimewa
Kondisi jalan yang di blokir pihak PT Duta Palma | Istimewa

 

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Konflik masyarakat Kenegerian Siberakun dengan pihak PT. Duta Palma kian meruncing, pasalnya pihak PT Duta Palma memblokir akses jalan masyarakat menuju perusahaan yang berdiri semenjak tahun 1998 tersebut.

Pemblokiran jalan tersebut dengan cara membuat galian sedalam lebih kurang 2 meter, sehingga setiap masyarakat yang memiliki keperluan melalui jalan tersebut menjadi terkendala.

Besar dugaan, pihak PT Duta Palma melakukan galian sedalam lebih kurang 2 meter tersebut pada malam hari, karena tidak adanya masyarakat yang tau akan hal yang dilakukan oleh pihak perusahaan tersebut.

Hal ini mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Fraksi PAN Mardianto Manan yang juga merupakan putra asli Kuantan Singingi.

Mardianto Manan Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Inhu Kuansing

"Kita sudah muak dengan PT. Duta Palma yang terus mengundang polemik dengan masyarakat Kenegerian Siberakun, seharusnya pihak Duta Palma harus sadar mereka tumbuh di lingkunganya," ujar Mardianto Manan Rabu (01/09) kepada Haluanriau.co.

Dijelaskan Mardianto, Seharusnya pihak perusahaan sadar bahwa dia tumbuh dan besar oleh lingkungannya, modal dasar berusaha adalah tanah Ulayat yang berasal dari nenek moyang warga Kuantan, maka sewajarnya mereka peduli dan hormat terhadap masyarakat pemilik lahan.

Ditambahkan, mereka yang pewaris sah negeri ini, berarti menciptakan kesempitan dengan cara yang tidak terhormat, kalaulah perusahaan sadar hutan bagi kami masa lalu adalah sumber segala kehidupan, nak berumah, nak berbudaya dan nak berpacu bersumber dari hutan, bahkan kebutuhan sandang pangan semuanya berasal dari hutan, tambah nya.

"Nah, ketika Duta Palma datang maka hancur leburlah semua itu, bayangkan hancur dan musnah semua, dan sekarang ada sedikit yang tersisa sudah terancam dan diancam pula. Dengan Ultimatum yang menjijikkan kita semua," ujarnya kesal.

Masih kata Mardianto, seharusnya bukan rakyat setempat yang hengkang, tetapi justru Duta Palma yang hengkang dari bumi Kuantan ini, jika duta Palma berperangai angkuh seperti ini.

Editor: Taufik Ilham

Tags

Terkini

Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku Judi Togel Online

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 22:09 WIB
X