Binda Riau Selenggarakan 5000 Vaksinasi Perhari bagi Pelajar dan Masyarakat

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:30 WIB
Binda saat melaksanakan vaksinasi di Ponpes. (haluanriau.co/Amri)
Binda saat melaksanakan vaksinasi di Ponpes. (haluanriau.co/Amri)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Badan Intelijen Daerah (Binda) Provinsi Riau menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Pondok Pesantren (Pompes) Daarun Nahdha Thawalib, Selasa (31/8/2021). Kegiatan vaksinasi itu dilaksanakan serentak di 34 provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam kegiatan yang dilakukan secara virtual itu, para santri dari Pompes Daarun Nahdha Thawalib terlihat membentangkan sepanduk sambil bersorak "Bapak Presiden I Love You".

"Hari ini kami melaksanakan vaksinasi sesuai arahan pak Presiden RI Joko Widodo, di mana 34 Binda Provinsi termasuk salah satu Binda Riau, melaksanakan vaksin massal baik itu door to door maupun setingkat siswa pelajar," ujar Kepala BIN Daerah Provinsi Riau, Brigjen TNI Amino Setya Budi pada haluanriau.co seusai acara.

Amino mengatakan pihaknya melakukan kegiatan vaksinasi tersebut tidak hanya di pesantren. Tambahnya, kegiatan juga dilakukan di Sekolah Yayasan Budha Meta Meria, Pekanbaru.

"Kemudian hari ini kami juga melakukan vaksin door to door di Kabupaten Rengat, Indragiri Hulu dan Rokan Hulu," sambung dia.

Selanjutnya Amino mengatakan hari ini pihaknya memberikan 1500 vaksin.

"Hari ini 1500 vaksin yang telah kami berikan dan akan berlanjut. Semua vaksin yang kami lakukan perhari itu sebanyak 5000 untuk setingkat Binda," ucap Amino.

Peserta vaksinasi saat membentangkan spanduk untuk presiden. (haluanriau.co/Amri)

Namun kata dia, kegiatan vaksinasi itu dibagi untuk dua atau tiga hari. Karena, sebutnya, tidak mungkin jika vaksinasi itu dilakukan setiap hari, namun hitungannya sehari berjumlah 5000 vaksin yang diberikan.

"Kami (Binda-red) bersama seluruh Forkopimda setiap hari melakukan 5000 vaksin. Kami harapkan pengiriman vaksin ke daerah khusunya Provinsi Riau lebih banyak lagi karena saat ini Riau berada di urutan lima. Untuk itu, prioritas utama daerah yang merah harus menjadi perhatian khusus," tuturnya.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Terkini

X