Memasuki Proses Konstruksi, PLTS Terapung Cirata Diharapkan Selesai November 2022

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:58 WIB
PLTS Terapung Cirata  |  Sumber: kemlu.go.id
PLTS Terapung Cirata | Sumber: kemlu.go.id

HALUANRIAU.CO, JAKARTA -  Tercapainya financial closing Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung 145  Mega Watt AC (MWac) menjadi babak baru kerja sama energi terbarukan antara Indondesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA). Pembangkit yang dibangun oleh Masdar bersama PT PJB Investasi tersebut memulai proses konstruksi dan diharapkan selesai pada bulan November 2022.

Proyek PLTS Terapung Cirata 145 MWac merupakan pembangkit tenaga surya terapung dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara. Penandatanganan Kontrak Jual Beli Listrik (Power Purchase Aggreement/PPA) dilakukan pada tanggal 12 Januari 2020 oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, CEO Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi, dan Dirut PT PJB Investasi serta disaksikan oleh Menteri BUMN RI Erik Thohir dan Menteri Investasi/Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, dan dipertukarkan di hadapan Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Watan, Abu Dhabi.

Duta Besar (Dubes) RI untuk Persatuan Emirat Arab, Husin Bagis, menyampaikan bahwa dimulainya proses konstruksi PLTS Terapung Cirata akan meningkatkan kerja sama kedua negara terutama dibidang energi terbarukan. "Kami berharap dengan tercapainya financial closing tersebut dapat menjadi babak baru meningkatnya kerja sama RI-PEA di bidang energi terbarukan,"ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Selasa (03/08/2021).

Menurut Dubes Husin Bagis, berkat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Jakarta, proyek investasi senilai USD 129 juta ini bisa terus berjalan, meski di tengah berbagai keterbatasan akibat kondisi pandemi yang melanda sejak tahun lalu.

Diperkirakan proyek tersebut mendorong bauran energi terbarukan dilevel 23%.  “Pembangkit ini akan menerangi 50 ribu rumah dan mengurangi 214 ribu ton emisi karbon dioksida serta berkontribusi pada penyerapan 800 tenaga kerja," jelas Dubes Husin Bagis.

Dubes Husin Bagis menambahkan Pencapaian milestone konsorsium yang dilakukan di bulan Agustus juga sejalan dengan momentum Hari Kemerdekaan RI ke-76 tahun yang mengusung tema Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

Konsorsium berhasil mengamankan pembiayaan dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), Societe General dan Standard Chartered menunjukkan bahwa konsorsium Masdar dan PJB Investasi dipercaya oleh lembaga keuangan internasional. "Ini penting karena mereka memiliki reputasi internasional, harapannya ke depan semakin banyak proyek-proyek energi terbarukan yang bisa dikembangkan oleh Masdar di Indonesia. Mereka telah menyampaikan komitmen untuk membangun 1 Giga Watt di Indonesia," jelasnya. 

 

Editor: Taufik Ilham

Sumber: kemlu.go.id

Tags

Terkini

Simak Cara Pinjam Uang ke Holding BUMN Ultra Mikro

Senin, 13 September 2021 | 19:20 WIB
X