Harga Pertamax Bakal Naik, Ercik Thohir: Ya Mohon Maaf

- Rabu, 30 Maret 2022 | 15:23 WIB
Tangkapan layar - Menteri BUMN Erick Thohir dalam seminar daring di Jakarta, Selasa (29/3/2022).  (Aji Cakti)
Tangkapan layar - Menteri BUMN Erick Thohir dalam seminar daring di Jakarta, Selasa (29/3/2022). (Aji Cakti)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir menegaskan bahwa Pemerintah akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kuliah umum di Universitas Hassanudin, Makassar.

Erick menjelaskan bahwa BBM jenis Pertamax tersebut tidak masuk kedalam jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) alias BBM Bersubsidi.

Lebih lanjut, Erick menerangkan bahwa pemerintah telah memutuskan bahwa BBM jenis Pertalite atau BBM RON 90 diputuskan oleh pemerintah menjadi BBM bersubsidi.

Baca Juga: Manfaatkan Lahan Minim, Bhayangkari Polsek Payung Sekaki Panen Perdana Sayuran Hidroponik

"Pemerintah sudah memutuskan Pertalite dijadikan subsidi, Pertamax tidak. Jadi kalau Pertamax naik ya mohon maaf, tapi kalau Pertalite subsidi tetap," katanya dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin, disiarkan melalui saluran YouTube, Rabu (30/3/2022).

Hal senada juga disampaikan sebelumnya oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga yang menyebutkan bahwa harga Pertamax sendiri perlu untuk dihitung ulang, sebab BBM jenis ini dijual ke masyarakat dibawah harga keekonomian sesungguhnya.

Lebih detail Arya menerangkan bahwa, BBM RON 92 atau biasa disebut Pertamax berdasarkan hitungan Kementerian ESDM, harusnya dijual sekitar R14.500/L bukan harga Rp9.500/L di pasaran Indonesia saat ini.

Pada umumnya, di Indonesia sendiri, konsumsi BBM jenis Pertamax sendiri memakan porsi 13% yang dipakai oleh mobil-mobil mewah.

Dengan demikian, hal tersebut bisa dikatakan bahwa mereka mendapatkan subsidi hingga saat ini, maka itu perlu untuk dihitung ulang harga Pertamax.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: detik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X