Akibat Ghozali Everyday 'Mendadak Sugih', Netizen Jual Foto Konyol di NFT

- Senin, 17 Januari 2022 | 14:08 WIB
Gozali everyday (istimewa)
Gozali everyday (istimewa)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Semenjak Ghozali Everyday 'mendadak sugih' dari penjualan fotonya selfienya di Non-fungible Token (NFT), menyebabkan transaksi penjualan foto pada platform tersebut di Indonesia meningkat.

Sayangnya, masyarakat banyak menjual foto konyol dan melanggar undang-undang seperti NFT foto KTP. Hal ini menyebabkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) harus meningkatkan pengawasannya.

Kominfo telah mengingatkan marketplace NFT untuk tidak memfasilitasi penyebaran konten yang melanggar perundang-undangan, mulai dari data pribadi hingga hak kekayaan intelektual. Ancaman sanksi hingga pemblokiran akses akan diberikan, jika platform melanggar aturan.

UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya dan peraturan pelaksananya, mewajibkan seluruh PSE untuk memastikan platformnya tidak digunakan untuk tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Bupati Meranti Turun Langsung Tangani Karhutla di Desa Bokor: Jangan Pulang Sebelum Padam

"Pelanggaran terhadap kewajiban yang ada dapat dikenakan sanksi administratif termasuk di antaranya pemutusan akses platform bagi pengguna dari Indonesia," ujar Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi.

Dedy menambahkan, Kominfo tidak sendirian dalam pengawasan transaksi NFT di Indonesia. Mereka akan koordinasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, selaku lembaga berwenang dalam tata kelola perdagangan aset kripto.

Kominfo juga mengimbau masyarakat untuk dapat merespons tren transaksi NFT dengan lebih bijak. Dengan begitu potensi ekonomi dari pemanfaatan NFT tidak menimbulkan dampak negatif maupun melanggar hukum.

"Kementerian Kominfo akan mengambil tindakan tegas dengan melakukan koordinasi bersama Bappebti, Kepolisian, dan Kementerian/Lembaga lainnya untuk melakukan tindakan hukum bagi pengguna platform transaksi NFT yang menggunakan tersebut untuk melanggar hukum," kata Dedy dalam pernyataan resmi, Senin (17/1).

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

SPP PERUMDAM Tirta Siak Kado untuk Pelanggan

Jumat, 20 Mei 2022 | 11:49 WIB
X