Tak Ingin Kehilangan Insinyur dan Manajer Kinerja Tinggi, Ini Cara Apple Pertahankan Karyawannya

- Rabu, 29 Desember 2021 | 20:45 WIB
Ilustrasi (Nana dua)
Ilustrasi (Nana dua)

HALUANRIAU.CO, BISNIS - Tak mau kehilangan lebih banyak orang terbaiknya, perusahaan teknologi multinasional Apple Inc. secara jor-joran mengeluarkan bonus saham kepada insinyur dan manager yang punya kinerja tinggi dan punya andil penting bagi perusahaan.

Diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, Meta telah mempekerjakan sekitar 100 insinyur yang memilih resign dari Apple sementara Apple memikat karyawan penting Meta dalam jumlah yang tak sedikit.

Perusahaan Apple melancarkan perang talenta terhadap perusahaan di Silicon Valley dan sekitarnya. Meta, pemilik Facebook, merupakan ancaman khusus bagi perusahaan teknologi multinasional Apple Inc. yang didirikan Steve Jobs dan dua rekannya itu.

Kepada beberapa insinyur pada bagian desain silikon, perangkat keras (hardware), dan kelompok operasi serta perangkat lunak (software) Apple memberikan bonus berkisar dari sekitar 70 ribu dolar AS atau Rp 998 juta hingga 250 ribu dolar atau sekitar Rp 3,5 miliar.

Baca Juga: Lantik 96 Kades Terpilih Hasil Pilkades Serentak, Bupati Inhil: Kades Lama, Saya Ucapkan Terimakasih

Dilansir di The Sydney Morning Herald, Rabu (29/12), banyak insinyur Perusahaan Apple Inc  yang menerima jumlah sekitar 80 ribu dolar AS, 100 ribu dolar AS, atau 120 ribu dolar AS dalam bentuk saham, namun tidak disebutkan secara detail identitas penerimanya dengan dalih program tersebut  bersifat intern dan tidak untuk konsumtif publik.

Namun pemberian bonus yang tidak menyasar ke semua pekerja tersebut nyatanya memicu kecemburuan sosial bagi insinyur yang tidak menerimanya dan menimbulkan situasi tak kondusif diantara sesama pekerja.

Sementara itu, Meta telah meningkatkan upaya merekrut talenta teknik dari divisi augmented reality, kecerdasan buatan, teknik perangkat lunak dan perangkat keras Apple.

Raksasa media sosial, yang mengoperasikan Facebook, Instagram, dan WhatsApp,  telah menggantungkan kenaikan gaji yang signifikan dan tampaknya akan memfokuskan kembali pada perangkat keras metaverse.

Kedua perusahaan kemungkinan akan menjadi saingan sengit dalam perangkat headset teknologi augmented reality dan virtual reality serta produk smartwatch disebabkan sama-sama berencana merilis perangkat keras utama selama dua tahun ke depan.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SPP PERUMDAM Tirta Siak Kado untuk Pelanggan

Jumat, 20 Mei 2022 | 11:49 WIB
X