Tagihan Macet Bisa Bikin Usaha Gulung Tikar, Ini Solusinya

- Selasa, 30 November 2021 | 14:11 WIB
ILUSTRASI (AlexBarcley on Pixabay)
ILUSTRASI (AlexBarcley on Pixabay)

HALUARNIAU.CO, BISNIS - Banyak pemilik usaha terjebak ke dalam permasalahan hutang piutang, terutama bisnis yang melibatkan pabrik, bahan baku pada masa pandemik ini. Selain itu, juga banyak konsumen seret keuangan dan minta termin/cicil ke pabrik.

Begitu pula pabrik harus beli bahan baku ke supplier terkadang kendala. Lalu, karena faktor kepercayaan diberikanlah hutang kepada langganan.

Ketika keadaan normal, hutang masih mampu dibayar, tetapi dalam masa pandemi hutang yang mengunung dapat menyebabkan masalah kronis berupa kekueangan Cash Flow yang menyebabkan kepailitan atau gagal bayar.

Pelanggan yang awalnya membayar lancar jadi mandek 2-3 bulan, yang mandek 3 bulan menjadi 6 bulan ke atas. Bahkan yang terburuk, ada pelanggan yang pailit sehingga menyebabkan hutangnya tidak dapat ditagih.

Baca Juga: Simak Vaksin yang Diakui Pemerintah Arab Saudi agar Tak Perlu Dikarantina

Advokat Jaka Maulana, SH dari LQ Indonesia Lawfirm memberikan saran agar Pemilik usaha jangan abai terhadap tagihan mandek.

"Ketika pelanggan tidak membayar hutang anda, maka anda akan mengalami kesulitan menagih piutang anda pula. Akhirnya bisnis anda bisa pailit. Parahnya, jika bertemu oknum, hutang bisa dilaporkan menjadi pidana dengan Pasal 372 dan Atau 378 KUH Pidana tentang Penggelapan dan Penipuan. Di sana bisa berakhir tragis bukan hanya bisnis melainkan kehidupan pribadi anda." ujar Jaka dalam keterangan tertulis yang diterima riaumandiri.co, Selasa (30/11/2021).

Ditambahkannya, LQ Indonesia Lawfirm menegaskan bahwa Pengacara adalah jalur paling tepat melakukan penagihan, karena secara hukum pengacara diberikan wewenang untuk menyelesaikan masalah kebendaan/perdata melalui mediasi maupun proses hukum.

"Caranya mudah, hubungi kami di 0818-0489-0999 lalu berikan surat kuasa dan informasi mengenai hutang piutang ke LQ. Maka kami akan bantu tagihkan sehingga membantu Cash Flow perusahaan." ujarnya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: riaumandiri.co

Terkini

AHASS Bagi-bagi Voucher untuk Honda Kesayangan

Kamis, 20 Januari 2022 | 18:24 WIB

MODENA Customer Care Siap Sedia 365 Hari

Rabu, 19 Januari 2022 | 22:55 WIB

Capella Honda Sambut Tahun Baru dengan Kemilau

Rabu, 12 Januari 2022 | 21:00 WIB

Komunitas HCCI Jelajah Alam Riau dengan Honda CRF150L

Selasa, 11 Januari 2022 | 14:29 WIB

UNRI Siap Dukung Program PHR

Kamis, 23 Desember 2021 | 17:10 WIB
X