PHR Sumbang Rp2,7 T untuk Negara, PKS: Pertamina Jangan Cepat Puas Diri

- Rabu, 10 November 2021 | 12:05 WIB
Logo Pertamina Hulu Rokan (Dok. Pertamina)
Logo Pertamina Hulu Rokan (Dok. Pertamina)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mensyukuri capaian PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyumbang pemasukan negara sebesar Rp2,7 triliun dari bagi hasil penjualan minyak dan pajak pada bulan ini.

Namun, kata Mulyanto, Pertamina jangan cepat berpuas diri, karena nilai pemasukan tersebut masih di bawah target yang ditetapkan.

Dia minta PHR terus mengembangkan inovasi agar hasil eksploitasi di Blok Rokan itu bisa meningkat. Sehingga pendapatan negara bisa bertambah.

"Secara umum sumbangan kepada negara itu ada dua jenis. Pertama dari dana bagi hasil minyak. Kedua dari pajak," kata Mulyanto kepada media ini, Selasa (9/11/2021).

Besarnya kontribusi bagi negara tersebut sangat bergantung pada produksi minyak atau lifting pada wilayah kerja tersebut. Semakin tinggi lifting, setelah dikurangi biaya (cost recovery), maka akan semakin besar bagian untuk negara.

Baca Juga: Banjir Tak Berkesudahan, Pemko Pekanbaru Diminta Peka Lingkungan

Untuk mengejar target lifting, Mulyanto mendorong PHR untuk melakukan pengeboran baru dan menerapkan teknik enhanced oil recovery (EOR).

Menurutnya, PHR tidak bisa hanya mengandalkan produksi dari sumur lama, yang usianya sudah tua. Jika PHR ingin merealisasikan target lifting, maka pilihannya harus membuat sumur baru dan menerapkan teknologi baru yang lebih efisien.

Selama hal ini tidak dikerjakan, maka Mulyanto pesimistis produksi minyak PHR dapat sesuai target.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: riaumandiri.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menteri LHK Dukung UMKM Petani Hutan Kampar Mendunia

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:24 WIB

WK CPP Dikelola 100 Persen Daerah

Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:03 WIB
X