Membiarkan Perlakuan Rasis di Lingkungan Kerja, Tesla Dihukum Denda Rp1,9 Triliun

- Senin, 11 Oktober 2021 | 19:50 WIB
 (Foto:  Beat Jau on Unsplash)
(Foto: Beat Jau on Unsplash)

HALUANRIAU.CO, BISNIS - Pengadilan Federal Federal San Francisco, Amerika Serikat menjatuhkan vonis bersalah kepada Tesla kerena telah bersikap rasial.

Sikap rasis tersebut dialami oleh Owen Diaz, seorang operator lift dilingkungan kerjanya selama ia bekerja di Tesla pada 2015 hingga 2016.

Meski tidak secara langsung melakukan tindakan rasis, namun Tesla disebut membiarkan perlakuan rasis kepada karyawan berkulit hitam.

Dalam vonis tersebut Tesla diharuskan membayar denda USD 137 juta atau setara Rp1,9 triliun.

Baca Juga: Opung Luhut Kabarkan Kasus Konfirmasi Covid-19 Nasional Turun 98,4 Persen

Dia bahkan kerap mendapat ejekan hingga adanya grafiti bernada rasis di toilet pabrik mobil listrik yang ada di California Utara.

Diaz mengaku telah melaporkan tindakan rasis terhadap dirinya kepada perusahaan. Namun, Tesla tidak mengambil tindakan atas pelaporannya tersebut. Berita ini dikutip dari pikiran-rakyat.com dengan judul Rasis ke Karyawan Kulit Hitam, Tesla Dihukum Denda Rp1,9 Triliun.

Denda yang dijatuhkan pengadilan terdiri dari ganti rugi senilai USD 130 juta atau setara Rp1,85 triliun, dan sisanya untuk biaya kompensasi atas tekanan emosional yang diterimanya selama ini.

"Kami bersyukur hakim melihat kebenaran dan mereka memberikan jumlah yang diharapkan. Semoga Tesla bisa memperbaiki atas perilaku rasis yang meluas ini," papar Lawrence Organ dari California Civil Rights Law Group.

Baca Juga: Pria Ini Nekat Hendak Bakar Ayahnya Karena Tak Diberi Uang untuk Mabuk Lem

Sementara terkait tuduhan itu, Tesla membela diri. Disebut Kepala SDM Tesla, Valeria Capers Workman bila perusahaannya memang tidak sempurna, namun Workman menyebut tuduhan kepada pihaknya tidak sepenuhnya benar.

Ia juga menyebut bila perusahaan telah memecat dua kontraktor yang diduga melakukan rasis seperti yang diutarakan Diaz.

“Kami masih belum sempurna, Tesla merupakan perusahaan yang masih terus berkembang. Kami terus berusaha untuk memperlakukan karyawan dengan baik. Terkadang kami bisa melakukan kesahalan, dan ketika itu terjadi kami akan bertanggung jawab,” ungkapnya.***(Aldiro Syahrian/pikiran-rakyat.com)

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ulama MUI Sepakat Uang Kripto Haram Hukumnya

Kamis, 11 November 2021 | 15:09 WIB

4 Barang Mahal Yang Gak Bikin Bokek, Sudah Punya?

Selasa, 9 November 2021 | 14:09 WIB

SPBU Baru Asal Inggris Siap Jadi Pesaing Pertamina!

Senin, 8 November 2021 | 10:02 WIB
X