Muhamad Faishal, Banggakan Indonesia dengan Presentasikan Hukum Metaverse di Forum Internasional

- Selasa, 8 November 2022 | 16:14 WIB
Muhamad Faishal
Muhamad Faishal

HALUANRIAU.CO, BERITA - Baru-baru ini, Muhammad Faishal, menjadi wajah baru Generasi Z, pidatokan harapan tentang kebijakan para pemimpin dunia tentang undang-undang kekayaan intelektual yang mengatur dunia virtual dan Metaverse dan mempengaruhi kesejahteraan orang-orang di seluruh dunia. Ini mempengaruhi banyak hal.

ASEAN bertepatan dengan merayakan hari jadinya yang ke-55 pada 8 Agustus 2022. Konferensi ASEAN ke-3 tentang Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana diadakan di Bangkok dari 22-24 Agustus 2022 oleh Institut Keadilan Thailand (TIJ) di bawah mandat dari Kerajaan Thailand dan di bawah naungan PBB. Konferensi yang mengundang para pemimpin ASEAN, Perserikatan Bangsa-Bangsa, para menteri Asia, dan para pemimpin Institut Keadilan Thailand, memiliki tema-tema berikut: Isu yang akan dibahas juga termasuk kejahatan dunia maya, reformasi peradilan dan kerjasama internasional.

Untuk pertama kalinya sejak pandemi, ACCPCJ sebagian besar akan tatap muka, memungkinkan kolaborasi dan fertilisasi silang ide. Kini saatnya ASEAN meningkatkan kesadaran akan masalah ini dan meningkatkan pentingnya koordinasi lintas sektoral di antara tiga pilar Komunitas ASEAN.

Pada tahun 2017, para pemimpin ASEAN mengadopsi Deklarasi ASEAN tentang Budaya Pencegahan, yang bertujuan untuk mempromosikan langkah-langkah hulu untuk mencegah berbagai penyakit sosial dan lingkungan.

Muhamad Faishal, atas nama Generasi Z dan Indonesia, menyampaikan beberapa ide dan pedoman yang baik tentang bagaimana peraturan dan hukum dunia digital terlihat sekarang dan di masa depan. Diantaranya adalah perjanjian hukum dan kekayaan intelektual di dunia Web 3.0, terutama disiapkan oleh negara-negara di seluruh dunia.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Dalam presentasi forum, ia memaparkan pemikirannya, mulai dari tujuan, aturan yang berlaku, dan kapan aturan itu akan diterapkan. Perwakilan para menteri dan pemimpin ASEAN, serta Generasi Z, mempresentasikan pemikiran dan gagasan mereka. Ide-ide yang ada akan diteruskan ke PBB untuk dipertimbangkan lebih lanjut di lain waktu. Pasalnya, pemain dunia maya dalam beberapa tahun ke depan tidak kalah dengan generasi muda saat ini.

Selain Muhamad Faishal, tokoh dari Indonesia diwakili oleh Deputi II Penasehat Presiden di Istana Kepresidenan dan seorang diplomat Indonesia. Dalam sambutan dan presentasinya, Muhamad Faishal menerima beberapa pertanyaan dari para pemimpin dunia, seperti, "Bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat umum tentang hukum yang berlaku di dunia metaverse?"

"Oleh karena itu, saya dan Gen Z lainnya perlu mengedukasi masyarakat dengan cara yang menyenangkan dan mudah, menggunakan cara-cara hiburan dan hal-hal yang viral di sosial, daripada cara-cara yang berat seperti acara formal," ucap Faishal.

Presentasi Muhammad Faisal disambut dengan tepuk tangan oleh para hadirin sidang ASEAN, bahkan para pemimpin dunia pun dibuat takjub dengan kepribadiannya dan presentasi Muhammad Faisal.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Curhatan Adele: Nyeri Panggul Parah

Rabu, 4 Januari 2023 | 16:04 WIB

Putra Siregar Digugat Cerai

Kamis, 29 Desember 2022 | 16:15 WIB

Pak Ogah Meninggal Dunia

Rabu, 28 Desember 2022 | 21:40 WIB

Nadia Mulya Gugat Cerai Sang Suami

Rabu, 21 Desember 2022 | 17:44 WIB
X