Taliban Blokir PUBG: Mencegah Generasi Muda Afghanistan dari Masalah Mental

- Kamis, 22 September 2022 | 16:47 WIB
PUBG (Tencent)
PUBG (Tencent)

HALUANRIAU.CO, AFGHANISTAN - Pemerintahan Taliban di kabarkan akan memblokir aplikasi game PUBG karna di anggap mengandung kekerasan, menyatakan telah seperti yang sudah kita ketahui kepopuleran genre battle royal berawal dari sebuah game bertanjuk player unkonwn battleground, sajian konsep gameplay yang unik dan penasaran membuatnya mampu meraih keteneran, terlebih setelah rilisnya game populer berkat aksesnya yang lebih mudah.

Game buatan Krafton tersebut sudah beredar di berbagai negara bahkan indonesia. Namun demikian, kepopuleran game tersebut justru menimbulkan pro kontra hingga diblokir di berbagai negara. Sudah banyak negara yang melarang beredarnya game PUBG, dikarenakan berbagai alasan, salah satunya yakni negara Afghanistan yang kini tengah di kuasai oleh kelompok Taliban. Taliban baru saja melarang game tersebut untuk dimainkan karena di anggap mengandung kekerasan dan dianggap tidak bermoral.

Dilansir dari arabnews, Juru Bicara Taliban, Inamullah Samangani mengatakan, pembelokiran ini di lakukan untuk mencegah generasi muda dari masalah mental.

“Kami telah memblokir 23,4 juta situs web. Meraka mengubah halamannya setiap saat. Jadi, ketika anda memblokir saru yang lain justru aktif," ungkap Haqqani yang dilansir dari nextren.

Hal ini menandai sebuah langkah yang cukup kontras dari pemerintahan Taliban yang mengatakan akan menjadi lebih berimbang semenjak mengambil alih pemerintahan tahun lalu. Namun begitu, bukan hanya di Afganistan, negara di Asia Selatan seperti di India dan Pakistan bahkan terlebih dahulu telah memblokir TikTok dan PUBG serta negara lainnya. Hal ini dianggap sebagai langkah sentimental yang justru banyak mendapat kritik dari rakyat negara-negara tersebut.

(Dimas/HRC-MaG)

Baca Juga: Tolak Kenaikan Biaya Service, Puluhan Pedagang Gelar Aksi Demo di Depan Plaza Bangkinang

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alasan Gen Halilintar Absen di Acara Tedak Sinten Ameena

Senin, 26 September 2022 | 15:52 WIB

Fakta Album Terbaru Black Pink 'Born pink'

Kamis, 15 September 2022 | 17:01 WIB
X