Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup karena Cuaca Buruk

- Senin, 7 Februari 2022 | 19:50 WIB
Pendaki menemukan bongkahan es di kawasan puncak dan kawah Gunung Slamet, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (16/1/2022). (Tangkapan Layar YouTube Abeng Survivor)
Pendaki menemukan bongkahan es di kawasan puncak dan kawah Gunung Slamet, Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (16/1/2022). (Tangkapan Layar YouTube Abeng Survivor)

HALUANRIAU.CO, JAWA TENGAH - Akibat dari cuaca ekstrem, jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Desa Kutabawa, Purbalingga, Jawa Tengah ditutup oleh pengelola mulai Selasa (8/2/2022).

Penutupan tersebut dilakukan karena cuaca ekstrem yang melanda kawasan Gunung Slamet sejak dua hari terakhir.

Kepala Pos Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Purbalingga, Saiful Amri mengatakan, penutupan jalur dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kami masih terus melakukan pantauan cuaca di kawasan jalur pendakian, informasi dari pendaki terakhir pagi tadi di kawasan puncak terjadi badai hingga kabut tebal,” kata Saiful dikutip dari Kompas.com, Senin (7/2/2022).

Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP 2022, Marc Marquez: Sepang Lebih Sulit dari Mandalika

Menurut Saiful, cuaca ekstrim yang terus melanda kawasan Gunung Slamet dapat membahayakan keselamatan pendaki.

Pasalnya, kontur Gunung Slamet terutama di kawasan Batu Merah menuju puncak dikenal cukup berbahaya terlebih jika terjadi badai.

“Jalur pendakian akan kembali dibuka ketika cuaca di kawasan Gunung Slamet kembali kondusif,” terangnya.

Dibertakan sebelumnya, cuaca ekstrim di Gunung Slamet memicu fenomena hujan es di jalur pendakian.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Okezone

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Riesca Rose: Saya Bukan Selingkuhan Sule!

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:10 WIB
X