Sebarkan Berita Bohong, Pasutri yang Dipukul Oknum Satpol PP Gowa Resmi Ditahan

- Selasa, 30 November 2021 | 13:48 WIB
Pasutri yang Dipukul Oknum Satpol PP Gowa Resmi Ditahan karena Bohong Hamil Pasutri yang menjadi korban pemukulan oknum Satpol PP di Gowa (Istimewa)
Pasutri yang Dipukul Oknum Satpol PP Gowa Resmi Ditahan karena Bohong Hamil Pasutri yang menjadi korban pemukulan oknum Satpol PP di Gowa (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, GOWA - Pasangan suami istri korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa saat razia PPKM resmi ditahan di Rutan Polres Gowa.

Pasangan Nurhalim (24) dan Amriana (34) ditahan setelah menjadi tersangka penyebaran berita bohong soal kehamilan dan dijerat dengan UU ITE.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rahman mengatakan keduanya resmi ditahan sejak Senin (29/11/2021), dikutip dari Indozone.

"Kemarin, setelah diperiksa sebagai tersangka, dilanjutkan penahanan di Rutan Polres Gowa," kata Boby Rahman, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Tetap Hidup Sederhana, Kekayaan Bos Djarum Naik Rp4,6 Triliun dalam Sehari

Sebelumnya, Nurhalim dan Amriana dilaporkan oleh salah satu ormas di Makassar atas dugaan berita bohong di media sosial mengenai kehamilannya, saat dipukul oleh oknum Satpol PP.

Berdasarkan hasil USG dari rumah sakit, terbukti bahwa Amriana memang berbohong soal kehamilannya.

"Mereka disangkakan Pasal 14 ayat 1 UU no. 1 Tahun 1946 dan atau pasal 45 A ayat 2 UU 19 Tahun 2016 Perubahan UU 11 Tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman kurungan 10 tahun penjara" ujar Boby.

Sementara itu, Satpol PP yang menganiaya Amriana, Mardani, telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Buntut Aksi Jewer, Edy Rahmayadi Bakal Dipolisikan

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:42 WIB
X