Menhub Rangkul Korsel Bangun Transportasi Massal Cepat, Pengguna Mobil Pribadi Segera Mogok

- Selasa, 16 November 2021 | 11:59 WIB
 (Dokumentasi Menteri Perhubungan)
(Dokumentasi Menteri Perhubungan)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Indonesia dan Korea Selatan rencanakan kerja sama dalam pembangunan infrastruktur transportasi massal cepat.

Kerja sama tersebut diusung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Minister for Land, Infrastructure and Transport (MOLIT) Korea Mr. Noh Hyeong Ouk.

Pertemuan keduanya membahas kerjasama bidang transportasi pada pertemuan bilateral dalam kerangka acara Global Infrastructure Corporate Conference 2021 secara daring, 15 November 2021.

Salah satu usulan yang dikeluarkan Menhub ialah mengurangi pemakaian moda transportasi darat berupa mobil pribadi segera dikurangi jumlah pemakaiannya.

Pasalnya Menhub bersama Korea Selatan akan membangun transportasi massal cepat yang berfokus pada infrastruktur moda transportasi darat, transportasi perkotaan, dan transportasi massal cepat.

Baca Juga: Bahas Kecurangan Tes CASN, Komisi II DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menteri PANRB

Di pusat perkotaan, Kemenhub menyebutkan bahwa pengendara mobil pribadi segera mogok dengan pengurangan kuantitas dengan pengalihan sistem transit/TOD.

TOD merupakan salah satu kendaraan umum yang dikabarkan akan meledak sebagai moda transportasi guna mengurangi jumlah kendaraan mobil di kota.

Menhub juga menyetujui usulan KOICA  (Korea International Cooperation Agency) kepada Ditjen Perkeretaapian untuk meningkatkan kemampuan kapasitas/capacity building di LRT Jakarta.

Menhub Budi bahkan berencana melakukan pemerataan transportasi kereta api bagi beberapa provinsi yang layak diberi pelayanan infrastruktur tersebut.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Buntut Aksi Jewer, Edy Rahmayadi Bakal Dipolisikan

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:42 WIB
X