Ustaz Penyebar Hoax Babi Ngepet Depok Dituntut 3 Tahun Penjara, Jaksa: Karena Ia Seorang Tokoh

- Selasa, 9 November 2021 | 17:24 WIB
Ilustrasi (Foto:  Yair Ventura Filho dari Pixabay)
Ilustrasi (Foto: Yair Ventura Filho dari Pixabay)

HALUANRIAU.CO, DEPOK - Kasus penyebaran hoax babi ngepet yang menyebabkan keonaran di Bedahan, Depok memasuki tahap baru.

Terdakwa Adam Ibrahim dituntut 3 tahun penjara terkait kasus tersebut. 

Dalam pertimbangan, jaksa menilai Adam yang merupakan sosok yang dikenal tokoh agama mestinya memberi contoh yang baik.

"Hal memberatkan perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan rasa ketidaknyamanan masyarakat khususnya terhadap korban," kata Jaksa Penuntut Umum Alfa Dera, di PN Depok, Depok, Selasa (9/11/2021).

Jaksa mengatakan mestinya terdakwa sebagai ustaz memberi contoh kepada masyarakat, tetapi justru menimbulkan keonaran. Terlebih lagi perbuatan terdakwa dilakukan pada masa bencana pandemi Covid-19.

Baca Juga: Anime My Hero Academia: World Heroes' Mission Tayang di CGV 24 November , Ini Jadwal Fans Screeningnya

"Akibat perbuatan terdakwa menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat. Terdakwa merupakan seorang ustaz atau tokoh masyarakat yang seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara hal yang meringankan adalah terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

Diketahui, terdakwa Adam Ibrahim dituntut 3 tahun penjara terkait kasus hoax babi ngepet yang mengakibatkan keonaran. Adam Ibrahim dinilai jaksa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyebaran berita bohong menyebabkan keonaran di kalangan masyarakat.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: riaumandiri.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Riesca Rose: Saya Bukan Selingkuhan Sule!

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:10 WIB
X