Banggai Kepulauan Diguncang Gempa dengan Magnitudo 5,3

- Senin, 8 November 2021 | 13:55 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,3 guncang Kabupaten Banggai Kepulauan (Foto: BMKG)
Gempa dengan magnitudo 5,3 guncang Kabupaten Banggai Kepulauan (Foto: BMKG)

HALUANRIAU.CO, SULTENG - Kabupaten Banggai Kepulauan di Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi dengan magnitudo 5,3 pada hari Senin (8/11) pukul 12.05.59 WIB.

BMKG mengatakan, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo Mw=5,0. Pusat gempa berada pada koordinat 0,78° LS; 123,55° BT, tepatnya berada di laut pada jarak 64 km arah Timur Laut Kota Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah pada kedalaman 12 km. 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Batui.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan pergerakan naik mendatar (oblique thrust fault),” ungkap Bambang dalam keterangan resminya, Senin (8/11/2021).

Baca Juga: Penyaluran Beasiswa Dinilai Diskriminasi, Pemprov Klaim Telah Sesuai Regulasi Baca Juga: Penyaluran Beasiswa Dinilai Diskriminasi, Pemprov Klaim Telah Sesuai Regulasi

Gempa tersebut dapat dirasakan hingga Luwuk III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Taliabu III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Dikutip dari Okezone, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Bambang mengatakan, berdasarkan hasil pemodelan, gempa yang terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan tersebut tidak berpotensi tsumani

BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” papar Bambang.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UAS Dideportasi Dari Singapura, Ada Apa?

Selasa, 17 Mei 2022 | 14:07 WIB
X