Koruptor Rugikan Negara Triliunan Rupiah, Ahmad Ali Singgung Kejagung: Bisa Menang Kalau Konsisten Hukum

- Jumat, 5 November 2021 | 18:48 WIB
Ilustrasi (Foto:  Succo dari Pixabay)
Ilustrasi (Foto: Succo dari Pixabay)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Masih jadi pembahasan Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Ali terkait aksi maling rakyat yang rugikan negara hingga triliun rupiah.

Koruptor disebut oleh Ahmad Ali sebagai maling yang perlu ditindak tegaskan hukum secara utuh oleh Kejagung (Kejaksaan Agung)

Ahmad Ali menyinggung bahwa korupsi dan gratifikasi bisa diatasi apabila kejagung optimis dan konsisten tanamkan hukum yang sesuai.

Selaku anggota DPR, Ahmad Ali berharap bahwa kawanan maling rakyat bisa dibasmi jika para kelompok sektoral bekerja dengan haluan sinergi searah.

"Permasalahan negeri ini tidak bisa diselesaikan oleh satu kelompok, tidak bicara ego sektoral. Ini (pemberantasan korupsi) kerja berbarengan menyelesaikan permasalahan bangsa. Kita tidak bisa menutup institusi lain seperti KPK. Hari ini semua institusi, KPK, Polri, dan Kejagung sedang berbenah diri, kita harap ke depan semakin baik dan semakin bersinergi," papar Ahmad Ali (4/11/2021) dikutip dari dpr.go.id.

Baca Juga: Dekan UNRI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Bakal Tuntut Balik Mahasiswi

Ahmad Ali menegaskan bahwa Kejagung perlu mengejar para oknum yang diduga rugikan negara hingga angka triliun rupiah seperti kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Asabri (Persero), hingga Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Dirinya menyebutkan Kejagung bisa menang terhadap tindak koruptor jika tetap berintegritas dalam penegakan hukum yang sah dan valid.

Bagi Fraksi Nasdem tersebut, Kejagung tidak perlu risau jika terdapat serangan balik dari belah pihak tersangka gratifikasi dan tindak korupsi.

"Saya percaya, Kejagung bisa dan sudah terbukti beberapa kasus besar mereka tangani. Kami harap kasus besar ke depan masih ada kemudian segera diselesaikan," tutur politisi Ahmad Ali.

Kasus terakhir yang ditangani Kejagung ialah dugaan korupsi terkait pembiayaan ekspor nasional ke beberapa pihak melalui LPEI.

Dimana, LPEI diduga merugi hingga Rp4,7 triliun pada periode 2019.

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Riesca Rose: Saya Bukan Selingkuhan Sule!

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:10 WIB
X