Manfaat Situasi Pandemi, Dua Eks Relawan Covid-19 di Jawa Barat Malah Diciduk Polisi

- Rabu, 15 September 2021 | 11:01 WIB
Ilustrasi sertifikat vaksin. (Alza Ahdira/Pikiran-Rakyat.com)
Ilustrasi sertifikat vaksin. (Alza Ahdira/Pikiran-Rakyat.com)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Diduga menjadi seperti menteri yang kekayaannya bertambah saat pandemi Covid-19, dua orang relawan Covid-19 di Jawa Barat gunakan cara curang.

Keduanya yang berinisial JR dan JF berbisnis menjual sertifikat vaksin Covid-19 dengan mengajak 2 temannya.

Pelaku memanfaatkan statusnya sebagai relawan untuk mendapatkan akses ilegal ke sistem pembuatan sertifikat.

"Beda kasus dengan ilegal akses kalau ini ilegal authority. Punya akses dan mencantumkan data palsu padahal belum divaksin," kata Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jabar, AKBP Andri Agustiano.

Baca Juga: Isu Kepergian Mbappe diakhir musim, Leonardo: Saya Tidak Melihat Mbappe Meninggalkan PSG di Akhir Musim Ini

Mereka berempat lantas membagi tugas dalam bisnis baru di masa pandemi Covid-19 ini.

Dua orang eks relawan mengurus soal pembuatan sertifikat vaksin Covid-19, dua lainnya masing-masing bernisial MY dan HH bertugas memasarkan sertifikat vaksin.

Syarat untuk mendapat sertifikat vaksin Covid-19 ini tidak perlu disuntik. "Pemohon" cukup menyerahkan uang Rp200.000 hingga Rp300.000 dan fotocopy KTP beserta NIK.

Dengan syarat itu, mereka mengaku baru mendapat Rp1.600.000 dan terpaksa menghentikan bisnis baru di masa pandemi setelah tertangkap polisi.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Media Center Riau

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Sita Barang Bukti dari Orang Dekat Pelaku

Selasa, 15 Juni 2021 | 20:48 WIB
X