Ini 10 Tokoh Riau Penerima Vaksin Covid-19 Selain Gubernur dan Wakil Gubernur

- Kamis, 7 Januari 2021 | 20:53 WIB
IMG_20201112_185815
IMG_20201112_185815

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau, telah membagi penerima vaksin Covid-19, selain tenaga sumberdaya manusia tenaga kesehatan, juga bagi tokoh masyarakat. Dimana tokoh masyarakat Riau yang akan menjadi kelompok pertama divaksin Covid-19, diluar Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasiton.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, deratan nama-nama tokoh masyarakat Riau yang akan masuk dalam kelompok pertama yang akan divaksin di Riau diantaranya adalah Kapolda Riau, Danrem, Danlanud, Danlanal, Plh Sekdaprov Riau, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Dirut RSUD Arifin Ahmad, Jubir Covid-19 Riau, Ketua IDI Riau, PPNI Riau, dari pengurus persatuan gereja Riau dan beberapa tokoh masyarakat lainya.

"Jumlahnya lebih dari 10 tokoh, nanti mereka akan kita lakukan assesment, jika hasil assemetnya diperbolehkan baru kita ajukan ke pusat 10 orang. Jadi yang kita seleksi sekarang ini memang lebih dari 10 orang, jadi kalau ada yang tidak lolos, kita bisa digantikan dengan yang lain. Untuk sementara itulah tokoh masyarakat yang akan menerima vaksin,” ujar Mimi Yuliani Nazir, usai rapat percepatan pelaksanaan Vaksin Covid-19 bersama Forkopimda di Gedung Daerah, Kamis (7/1)

Dijelaskan Mimi, untuk proses assement terhadap tokoh masyarakat yang akan divaksin tersebut, dilakukan untuk memastikan bahwa para tokoh ini secera kesehatan dan usia memenuhi syarat untuk divaksin. Sehingga sebelum nama-nama tokoh ini disampaikan ke pemerintah pusat, terlebih dahulu akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.

“Setelah semua diperiksa kesehtaan baru kita meminta persetujun dari penerintah pusat. Perlu dilakukan pemeriksa kesehatan bagi penerima vaksin, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” ungkap Mimi.

Disinggung tidak masuknya nama Gubernur Syamsuar dan Wagubri Edi Natar, dalam daftar nama-nama tokoh masyarakat Riau yang akan divaksin pertama di Riau. Mimi menjelaskan, Gubri Syamsuar sudah pernah terpapar Covid-19, sehingga sistem imunya sudah kebal dan tidak termasuk dalam kelompok yang prioritas divaksin. Sedangkan Wagubri Edi Natar, dari sisi usia sudah tidak memenuhi kriteria.

"Pak wagub kan usianya sudah 60, tapi kita akan sampaikan ke petugas medis, apakah masih bisa atau tidak. Karena ada aturan dalam memberikan vaksi kepada masyarakat dan tokoh masyarakat,” katanya.

Untuk diketahui, penyuntikan vaksin terhadap seluruh masyarakat Indonesia termasuk di Riau dilakukan secara bertahap. Dan vaksin yang akan disuntikkan tersebut harus menunggu dulu Emergency use Authorization dari BPOM. Jika nanti keluar, diperkirakan baru pertengahan Januari 2020.

Tahap pertama diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Untuk vaksin mencapai pada seluruh masyarakat Indonesia mungkin butuh waktu 12 bulan atau bahkan lebih.

“Meski telah menerima vaksinasi, kewajiban protoko kesehatan tetap harus dilakukan. Karena akan tetap ada sebagian masyarakat yang tidak terproteksi, akibat kondisi kesehatan dan keterbatasan dari vaksin itu sendiri,” tutup Mimi.

 

 

Reporter: Nurmadi

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Kisah Cinta Abadi Rima Melati dan Frans Tumbuan

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:30 WIB

Artis Senior Rima Melati Meninggal Dunia

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:26 WIB

Pegadaian Mengetuk Pintu Langit di Bulan Juni

Jumat, 10 Juni 2022 | 17:55 WIB

UAS Dideportasi Dari Singapura, Ada Apa?

Selasa, 17 Mei 2022 | 14:07 WIB
X