23 Polisi di Sumbar Diberhentikan Secara Tidak Hormat

- Kamis, 31 Desember 2020 | 21:07 WIB
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto.
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto.

HALUANRIAU.CO, PADANG-Kapolda Sumbar menegaskan komitmennya untuk memberikan pelajaran bagi siapa saja yang melakukan tindakan melawan hukum, termasuk anggota polisi. Pasalnya, 23 personel polisi di Sumbar diberhentikan dengan tidak hormat karena tersandung berbagai kasus, seperti narkoba dan tindak pidana lain.

"Kami tegas terhadap pelanggaran ini, apalagi dilakukan oleh polisi. Terlebih jika dia terlibat narkoba, akan langsung kami pecat," kata Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto saat press rilis akhir tahun di Mapolda Sumbar, Kamis (31/12/2020).

Angka personel polisi yang mendapatkan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 11 orang.
Dia menyebut, peningkatan angka tersebut bukan sebuah prestasi yang menggembirakan, namun hal yang harus membuatnya koreksi diri. Makanya, dia menegaskan, jika ada polisi yang terlibat dalam urusan hukum, takkan ada ampun.

Contoh lain, kata Toni, saat penerimaan siswa Bintara. Dia mendapati tiga perwira menengah (PAMEN) yang diduga terlibat sebagai calo dan menjanjikan kelulusan. "Tapi, setelah diketahui, mereka langsung kita tindak," sebut Kapolda.

Selain itu, juga ditemukan 17 tindak pidana yang dilakukan personel kepolisian pada tahun 2020 yang terdiri dari tiga PAMEN dan 14 Bintara. Sedangkan, untuk pelanggaran disiplin ada 202 orang dan selesai diproses sebanyak 165 orang, sisanya masih dalam proses sebanyak 37 orang. Pelanggaran disiplin itu dilakukan enam PAMEN, 28 Perwira Menengah (PAMA) dan 223 Bintara serta seorang ASN Polri.

Lalu, pelanggaran kode etik ada 55 orang yang ditindak dan telah selesai 41 kasus serta 14 kasus masih diproses yang terdiri dari tiga PAMEN, enam PAMA dan 46 Bintara. Kapolda Sumbar sendiri tegas terhadap personel yang melakukan pelanggaran dan membuat citra polisi bertambah buruk di tengah masyarakat. "Ada temuan, kita tindak sesuai aturan yang ada," tutupnya.

 

 

Sumber: harianhaluan.com

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Terkini

X