Diduga Serangan Jantung, Karyawan RP International Ditemukan Tewas di Room Karaoke

- Minggu, 7 Juni 2020 | 11:56 WIB
IMG-20200607-WA0008
IMG-20200607-WA0008

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Seorang pegawai di RP International Executive Club ditemukan tewas, Minggu (7/6) dini hari. Dia ditemukan tidak bernyawa saat berada di dalam salah satu ruangan karaoke di tempat hiburan yang beralamat di Jalan Riau Kompleks RBC Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Informasi yang diperoleh, karyawan itu berinisial HW. Di RP, pria berusia 54 tahun itu diketahui bekerja sebagai Marketing.

Korban diperkirakan meninggal sekitar pukul 01.30 WIB, di dalam ruang karaoke Bayern Munchen. Selang beberapa waktu, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru.

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak RP Club. Romi yang diketahui merupakan salah satu pengelola tempat hiburan itu mengarahkan awak media untuk melakukan konfirmasi ke pihak kepolisian.

-
Jenazah HW diketahui ditemukan tewas di ruang karaoke Bayern Munchen RP International.(Istimewa)

"Saya tak paham sekali. Saya tidak di tempat kan. Tadi udah diperiksa Polisi, sama polisi aja la ditanya," kata Romi.

Saat diminta penegasan terkait rumor yang menyebutkan korban meninggal dunia saat berada di dalam salah satu ruangan karaoke, Romi juga tidak bersedia memberikan penjelasan.

"Kalau itu kan saya tidak tahu. Sekarang sudah ditangani Polisi. Saya tidak berada di tempat," tandasnya.

Masih dari informasi yang didapat, pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) beberapa saat setelah mendapat informasi tersebut.

Kepala Polresta (Kapolresta) Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, korban meninggal karena riwayat sakit jantung. Setidaknya itu informasi yang didapat dari pihak keluarga.

"Menurut pihak keluarganya, korban punya riwayat sakit jantung," singkat Kapolresta.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, saat ini pihak kepolisian belum mengetahui penyebab meninggalnya karyawan RP Club tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit.

"Kita tunggu penjelasan dr rumah sakit (terkait) penyebab kematiannya," ujar Kapolda saat dihubungi terpisah.

"Keterangan keluarga dan sesama karyawan, korban sudah mengeluhkan sakit dalam beberapa hari ini," sambung perwira tinggi Polri dengan dua bintang di pundaknya itu.

 

Penulis : Dodi Ferdian

Editor: Dodi Ferdian

Terkini

UAS Dideportasi Dari Singapura, Ada Apa?

Selasa, 17 Mei 2022 | 14:07 WIB

Marcello Tahitoe Resmi Jadi Vokalis Baru Dewa 19

Senin, 28 Februari 2022 | 22:41 WIB
X