Rp10 T Dana BPJS Kesehatan Tersedot untuk Penyakit Jantung

- Jumat, 24 Januari 2020 | 11:01 WIB
BPJS-kesehatan-ilustrasi-e1570591172724
BPJS-kesehatan-ilustrasi-e1570591172724

Pekanbaru (HR)- Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat, Esti Nurjadin mengatakan hampir sepuluh triliun per tahun dana BPJS Kesehatan tersedot untuk pembiayaan pasien penyakit jantung. Penyakit jantung terjadi karena gaya hidup yang salah.
Karena itu YJI akan selalu mensosialisasikan dan kampanyekan kepada masyarakat untuk terus mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat.

"Kita berharap kepada Pengurus Cabang Utama YJI Riau untuk bersinergi dengan pemerintah untuk dapat mensosialisasikan dan kampanyekan agar masyarakat hidup sehat dan terhindar dari penyakit jantung," harapnya saat pelantikan Pengurus Cabang Utama Riau Yayasan Jantung Indonesia (YJI) masa jabatan 2019- 2024 di aula Rumah Sakit Eka Hospital Kamis, (23/01).Hadir saat proses pelantikan Wakil Gubenur Riau Edy Natar Nasution. Dalam kesempatan itu Wagub berharap penderita penyakit jantung dapat berkurang. Karena itu Wagub berharap pengurus Cabang Utama Riau Yayasan Jantung Indonesia bekerja dengan ikhlas dan bisa melakukan kampanye Hidup Sehat.

Ir H Syahroni Tua MM dipercaya menakhodai (YJI) Riau. Acara pelantikan ditandai dengan penyerahan petaka dari Ketua Umum YJI sebelumnya kepada Ketua Umum terpilih.

"Kita tahu saat ini penyakit jantung menjadi salah satu penyakit yang banyak ditemui di rumah sakit, dan kebanyakan penderitanya mereka berusia lanjut. Ada juga ditemukan kasus penderitanya usia muda," tukas Wagub.
Karenanya, Wagub berharap, ke depan, bersama Dinas Kesehatan Riau, penderita jantung dapat berkurang. Karena itu YJI diharapkan senantiasa bersinergi dengan Dinas Kesehatan.

Ketua Cabang Utama (YJI) Riau Syahroni Tua MM usai pelantikan kepada wartawan menjelaskan YJI sudah berdiri sejak tahun 1999."Ke depan kita akan sosialisasi dan kampanyekan cara hidup sehat ini kepada usia muda. karena sudah sama kita ketahui saat ini di usia muda banyak juga yang meninggal dunia disebabkan penyakit jantung," tukasnya.

Editor: redaktur haluan

Terkini

UAS Dideportasi Dari Singapura, Ada Apa?

Selasa, 17 Mei 2022 | 14:07 WIB

Marcello Tahitoe Resmi Jadi Vokalis Baru Dewa 19

Senin, 28 Februari 2022 | 22:41 WIB
X