APBD-P 2019 Bisa Dijalankan

- Jumat, 20 September 2019 | 10:02 WIB
AHMAD-SYAH
AHMAD-SYAH

PEKANBARU (HR)- Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD Riau telah menyepakati hasil evaluasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau tahun 2019, dari Mentri Dalam Negri. Dan dijadwalkan pada pekan depan sudah bisa digunakan, sering dengan di undangannya Peraturan Daerah (Perda) dan tandatangani.

“Insha Allah minggu ketiga ini, kalau sudah selesai ditandatangani Perda sudah bisa dilaksanakan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Kamis (19/9/2019).

Dijelaskan Ahmad Syah, anggota DPRD Riau juga telah menyatakan telah menyetuujui APBD-P 2019 sesuai dengan hasil evaluasi Mendagri. Karena hasil evaluasi dari Mendagri tersebut menjadi catatan terakhir bagi pemerintah, untuk di bahas bersama Dewan dan dibuatkan Perda sebagai syarat untuk menjalankannya. “Pembahasan hasil evaluasi dari Mendagri kita bawa ke Dewan. Dewan sudah menyetujuinya yang dipimpin oleh pak Sukarmis. Akhir September ini sudah bisa dijalankan. Sekarang masing-masing OPD menserasikan. Semula sekian tambah sekian, jadi mulai digabungkan lah,” jelas mantan Pj Bupati Bengkalis ini.

Disinggung apakah ada penolakan dari anggota Dewan, terkait dangan hasil evaluasi Menteri Dalam Negeri yang memotong anggaran perjalanan dinas, baik bagi Pemprov dan perjalanan dinas Dewan. Ahmad Syah mengatakan tidak ada penolakan, karena peraturan yang ada dalam evaluasi Mendagri sudah hasil akhir.

Untuk diketahui, APBD-P Riau 2019 telah dievaluasi oleh Mendagri pada tanggal 10 September lalu. Dari catatan Mendagri salah satu soal anggaran perjalanan dinas. Baik untuk Legisltaif maupun eksekutif. Sementara untuk APBD P 2019 telah disahkan sebesar Rp9,426 Triliun. APBD P Riau, meningkat sebesar Rp297 miliar dari APBD murni 2019 senilai Rp9,129 triliun menjadi Rp9,494 triliun.

Termasuk dari penerimaan pembiayaan daerah dalam APBD 2019 bersumber dari sisa lebih anggaran tahun sebelumnya atau Silpa sebesar Rp68,262 miliar. Dari anggaran perubahan yang telah disetujui tersebut yakni dengan rincian diperoleh dari dana perimbanhan Rp296,797 miliar. Kemudian pendapatan hibah sebesar Rp217 juta.(nur)

Editor: redaktur haluan

Tags

Terkini

Kisah Cinta Abadi Rima Melati dan Frans Tumbuan

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:30 WIB

Artis Senior Rima Melati Meninggal Dunia

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:26 WIB

Pegadaian Mengetuk Pintu Langit di Bulan Juni

Jumat, 10 Juni 2022 | 17:55 WIB

UAS Dideportasi Dari Singapura, Ada Apa?

Selasa, 17 Mei 2022 | 14:07 WIB
X