Bentrokan Dua Kelompok Pemuda Rumbai Pesisir

- Jumat, 17 Mei 2019 | 10:50 WIB
01 17-05 Polisi menutup akses Jembatan Siak IV pasca bentrokan dua kelompok pemuda Rumbai Pesisir#
01 17-05 Polisi menutup akses Jembatan Siak IV pasca bentrokan dua kelompok pemuda Rumbai Pesisir#

PEKANBARU (HR) – Tawuran antara dua kelompok pemuda terjadi di sekitar Jembatan Marhum Bukit atau Siak IV kawasan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Kamis (16/5/2019) malam tadi.

Tawuran terjadi antara pemuda Blok A RT/RW 01/08 Kel. Meranti Pandak Kec. Rumbai Pesisir dengan pemuda Bom Lama Kel. Limbungan Kec. Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Awal bentrokan terjadi di depan Masjid Istiqomah Jl. Sembilang Kec. Rumbai Pesisir, dan diteruskan ke Jembatan Siak IV.

Menurut laporan kejadian dari pihak kepolisian, tawuran tersebut mengakibatkan korban luka-luka akibat sabetan senjata tajam, dan benda tumpul. Kedua kubu saling menyerang dengan menggunakan samurai, parang, balok kayu, dan batu-batu yang ada di sekitar lokasi tawuran.

"Kronologis kejadian, sekitar pukul 18.45 WIB, salah satu pemuda Blok A RT/RW 01/08 Kel. Meranti Pandak, Hendra, menggunakan sepeda motor melintasi Jl. Sembilang menuju rumahnya di Jl. Siak IV baru," keterangan dalam laporan kejadian dari kepolisian yang diterima wartawan.

Selanjutnya, pada saat melintasi Jl. Sembilang tepatnya di depan Masjid Istiqomah, Hendra mengendarai sepeda motornya dengan mengebut. Warga Pemuda Bom Lama Kel. Limbungan yang berada di depan Masjid Istiqomah meneriakinya.

Tidak terima diteriaki dan dimaki, Hendra yang mengendari sepeda motor tersebut memanggil pemuda Blok A lainnya untuk menyerang pemuda Bom Lama.

Pukul 18.55 WIB, sekitar 30 orang Pemuda Blok A Kel. Meranti Pandak dengan membawa senjata tajam dan balok berkumpul untuk menyerang Pemuda Bom Lama Kel. Limbungan yang meneriaki Hendra tadi.

Sekitar Pukul 19.00, Pemuda Blok A Kel. Meranti Pandak menyerang Pemuda Bom Lama yang berada di depan Masjid Istiqomah yang mengakibatkan 1 orang Pemuda Bom terluka di bagian tangan, diduga akibat kena balok, dan langsung dilarikan ke rumah sakit Misbah Jl. Sembilang.

Beberapa menit kemudian, pemuda Bom Baru lainnya membantu rekannya sehingga Pemuda Blok A Kel. Meranti Pandak mundur. Namun salah satu sepeda motor jenis NMX milik Pemuda Meranti Pandak tertinggal di depan Masjid Istiqomah dan dibakar oleh Pemuda Bom Lama.

Setelah sepeda motor tersebut dibakar oleh Pemuda Bom Lama, sekitar 200 Pemuda Bom Lama menyerang sekitar 100 orang Pemuda Blok A ke arah Jembatan Siak IV dengan membawa senjata tajam, balok dan batu.

Tepat di tengah-tengah Jembatan Siak IV, kedua kelompok Pemuda tersebut saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan balok, serta saling lempar dengan menggunakan batu.

Akibat dari penyerangan tersebut, 1 orang pemuda Bom Baru terluka di bagian tangan. Diduga akibat bacokan senjata tajam. Sedangkan Pemuda Blok A Kel. Meranti Pandak terluka sebanyak 3 orang akibat terkena lemparan batu, dan ketiga pemuda tersebut sudah dilarikan kerumah sakit Syafira Jl. Jend. Sudirman Pekanbaru.

Pukul 19.15 WIB, Polsek Rumbai dan anggota Koramil mendatangi lokasi kejadian tersebut, namun belum dapat diredakan dikarenakan kedua belah pihak saling serang.

Barulah Pukul 20.10 WIB, kedua belah pihak saling menarik rekan-rekannya, dikarenakan aparat Kepolisian dan Babinsa sudah ramai di lokasi.

Polresta Pekanbaru diback-up Brimob Polda Riau dan Babinsa Koramil 01/Rumbai untuk mewaspadai penyerangan lanjutan antara kedua belah pihak.

Sementara itu, akibat aksi tawuran ini aparat kepolisian langsung menutup pintu masuk melewati Jembatan Siak IV, baik yang berada di Jalan Sudirman ujung, maupun di jalan Sembilang. Selain itu polisi juga mengamankan simpang tiga Jalan Sembilang menuju jembatan yang menghubungkan pusat kota Pekanbaru dengan wilayah Rumbai tersebut.

Tak hanya itu, polisi juga melakukan penyisiran di lokasi tersebut. Dari hasil penyisirian, polisi mengamankan dua orang pelaku, beberapa bilah senjata tajam jenis samurai dan parang. Bahkan polisi menemukan beberapa botol molotov, kayu dan sebagainya yang diduga digunakan sebagai senjata saat tawuran.

Penyisiran ini dilakukan kepolisian untuk memastikan tidak ada lagi aksi keributan lanjutan di lokasi tersebut. Petugas kepolisian juga meminta agar masyarakat yang berada di lokasi untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Sementara, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto membenarkan kejadian ini. "Ada dua orang yang terluka dan sudah masuk rumah sakit," ujar Susanto, Kamis malam.

Susanto juga mengatakan bahwa tim dari Reserse Polda Riau dan Polresta
Pekanbaru sudah bergerak untuk mencari siapa pelaku dan mengetahui kronologis
awal bentrokan tersebut.

"Ini sedang olah TKP. Lalu barang bukti dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan dan perkara sedang didalami," terang Susanto.
Bagi warga yang akan ke Pekanbaru dari arah Rumbai dan sebaliknya, tadi malam, lalu lintas dialihkan ke Jembatan Siak III.(nan/ckc/grc)

Editor: redaktur haluan

Tags

Terkini

Manga Blue Exorcist Akan Hiatus Selama 2 Bulan

Senin, 30 Januari 2023 | 21:32 WIB

Curhatan Adele: Nyeri Panggul Parah

Rabu, 4 Januari 2023 | 16:04 WIB

Putra Siregar Digugat Cerai

Kamis, 29 Desember 2022 | 16:15 WIB

Pak Ogah Meninggal Dunia

Rabu, 28 Desember 2022 | 21:40 WIB
X