KT-1B Wong Bee Menari-nari di Udara

- Senin, 1 April 2019 | 09:51 WIB
01 01-04 - FOTO HL
01 01-04 - FOTO HL

PEKANBARU (HR)-Jupiter Aerobatic Team Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara turut memeriahkan Bulan Dirgantara di Pekanbaru. Atraksi yang ditampilkan mampu memukau ribuan masyarakat yang hadir di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

"Ada 12 formasi yang kita tampilkan untuk warga Pekanbaru hari ini (kemarin,red)," ujar Letkol Pnb Marcellinus, yang memimpin JAT di Pekanbaru, Minggu (31/3).

Dikatakannya, formasi yang ditampilkan itu merupakan beberapa dari formasi yang digunakan JAT di Langkawi Internasional Maritime and Aerospace (LIMA) 2019, Malaysia, pada 26-30 Maret lalu.

Dalam keikutsertaannya yang keempat kalinya di LIMA ini, JAT membawa 7 pesawat KT-1B Wong Bee, yang melibatkan sekitar 63 personel yang terdiri dari para penerbang, ground crew, pendukung serta 2 pesawat C-130 Hercules untuk dukungan angkutan udara. Usai dari Malaysia, JAT langsung beraksi di Pekanbaru.

Di hadapan ribuan masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya, JAT menyuguhkan sejumlah atraksi. Di antara formasi tersebut, di antaranya Roll Slide, Hard, Crosster, Box Provision, Barrier Roll Formation, Tactical dan lainnya.

JAT terbang selama lebih kurang 20 menit. Decak kagum ribuan warga Pekanbaru tidak terbendung saat seluruh pesawat KT-1B Wong Bee itu menari-nari di udara.

Atraksi dimulai saat enam pesawat KT-1B Wong Bee yang tiba beriringan dari arah utara. Kemudian dua pesawat lainnya berpencar ke sisi kiri dan kanan. Kedua pesawat itu memulai atraksi seperti terbang dari arah berlawanan dengan jarak yang cukup dekat satu dengan lainnya.

Atraksi terus berlanjut seperti dua pesawat terbang dengan posisi atas dan bawah beriringan namun satu pesawat di atas terbang secara terbalik.

Salah satu penerbang JAT asal Pekanbaru, Mayor Pnb Ferdian Corbie Habibi mengaku sangat senang bisa di Kota Pekanbaru. Dia mengatakan penampilan kali ini sangat spesial, karena kemungkinan besar menjadi penampilan terakhir di langit Kota Bertuah.

"Dari 2015 masuk tim dan berangan-angan tampil di Pekanbaru. Dan hari ini saya ada di tim, dan sebentar lagi akan meninggalkan tim. Alhamdulillah bisa berikan yang terbaik untuk warga Pekanbaru. Saya bangga sebagai anak Pekanbaru," kata Ferdian.

Dia berharap di masa mendatang ada generasi muda yang dapat berkiprah dan menjadi pilot handal bertaraf internasional seperti dirinya.

Di tempat yang sama, Komandan Lanud (Danlanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Ronny Irianto Moningka mengatakan, kehadiran ini untuk memeriahkan Bulan Dirgantara dalam rangka memperingati HUT TNI AU ke-73.

"Antusiasme masyarakat sangat tinggi sekali. Ini adalah bagian dari perayaan HUT TNI AU yang jatuh pada 9 April mendatang," ungkap Danlanud.

Dijelaskannya, selain penampilan JAT, Lanud Roesmin Nurjadin sebagai satu-satunya pangkalan militer terlengkap dengan diperkuat dua skadron udara tersebut turut pamer kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Sejumlah jet tempur F16 Fighting Falcon dan Hawk 100/200 Black Panther unjuk kebolehan dalam flypass atau atraksi terbang bebas. Selain itu, prajurit Paskhas juga pamer kemampuan dalam melakukan penyergapan dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan yang dimulai sejak Sabtu (30/3) kemarin.

"Kita sudah langsungkan sejak (Sabtu) kemarin dan hari ini," sebut Danlanud seraya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan TNI AU dengan masyarakat.

"Kita berharap ada generasi muda Riau yang bergabung menjadi bagian TNI AU," tandasnya.(dod)

Editor: redaktur haluan

Tags

Terkini

Riesca Rose: Saya Bukan Selingkuhan Sule!

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:10 WIB
X