Eksekusi Berakhir Bentrok, Nurul Huda: DLHK dan PT NWR Harus Bertanggung Jawab.

- Rabu, 5 Februari 2020 | 07:29 WIB
IMG-20200205-WA0001
IMG-20200205-WA0001

 

PANGKALAN KERINCI (HR)- Eksekusi lahan plasma milik Masyarakat yang tergabung di Koperasi Gondai Bersatu dan Koperasi Sri Gumala Sakti yang terletak di Blok 209 dan Blok 188 Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, berakhir bentrok. Masyarakat berusaha mempertahankan dan menghalangi upaya eksekuasi lahan seluas 8 hektar oleh pihak DLHK Riau.

Sebaliknya, polisi dan sekurity PT Nusa Wana Raya (NWR) yang mengawal eksekusi lahan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau berusaha tetap menggusur dan meratakan pohon sawit dengan menggunakan alat berat jenis excavator.

Dari pantauan media ini dilokasi bentrok, Selasa (4/2) Sore, terlihat lahan inti yang berisi pohon sawit milik PT Peputra Supra Jaya (PSJ) setelah diratakan dengan tanah memaki alat berat jenis excavator langsung memasuki lahan kebun plasma milik masyarakat.

Tidak terima lahannya di gusur membuat seribuan masyarakat melakukan perlawanan. Bentrok antara warga dan pihak kepolisian serta sekurity tak terhindarkan.

"Akibatnya lima warga terluka karena tembakan gas air mata dan pukulan serta lemparan batu," ujar Ketua Koperasi Gondai Bersatu M. Setiawan di lokasi bentrok, Sskasa (4/2) Sore.

Menyikapi bentrok yang terjadi di lokasi lahan eksekusi, Dr. M.Nurul Huda SH, MH mengatakan DLHK Riau dan PT. NWR harus bertanggungjawab.

"Tidak boleh ada warga yang terluka. Lakukanlah eksekusi itu dengan rasa kemanusiaan dan edukasi yang benar, " ujarnya.

Ditambahkannya lagi, alangkah baiknya bila Lawyer masing-masing pihak juga bisa membantu aparat untuk menjelaskan ke masyarkat agar tidak menempuh cara-cara yang akan menimbulkan konflik fisik.

"Tempuhlah upaya hukum, semua kan ada mekanisme hukumnya. Mari kita edukasi rakyat untuk sadar hukum," katanya mengakhiri.

 

 

 

Reporter: Anton Dalimunte/rls

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Cara Budidaya Tanaman Cabe Pelangi bagi Pemula

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 15:53 WIB

Harga TBS Sawit Turun Rp50,68 per Kg

Rabu, 12 Februari 2020 | 13:11 WIB

Harga CPO Mulai Bangkit

Rabu, 5 Februari 2020 | 08:50 WIB

2020, Dana Pungutan Sawit Diinvestasikan di SUN

Senin, 20 Januari 2020 | 11:12 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik

Jumat, 3 Januari 2020 | 06:48 WIB

Gubri: Tidak Ada Lagi Sawit di Lahan Gambut

Selasa, 24 September 2019 | 10:41 WIB

Bupati Kampar Resmikan Pabrik Kelapa Sawit di Tapung

Senin, 9 September 2019 | 10:34 WIB
X