Pohon Sawit Liar di Taman Nasional Zamrud Dimusnahkan

- Senin, 27 Mei 2019 | 10:47 WIB
Tanaman sawit
Tanaman sawit

Pekanbaru (hr)-Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memusnahkan 120 pohon kelapa sawit yang tumbuh liar di kawasan konservasi Taman Nasional Zamrud di Kabupaten Siak.

“Petugas berhasil memusnahkan tanaman sawit sebanyak kurang lebih 120 batang,” kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Sabtu.
Operasi pembersihan sawit di Taman Nasional Zamrud berlangsung pada tanggal 21-22 Mei, yang dipimpin oleh Kepala Seksi Wilayah IV BKSDA Dumai, M. Zanir.

Sasaran patroli adalah pemusnahan tanaman sawit yang tumbuh di kawasan kawasan konservasi itu. Ini adalah kedua kalinya tim BBKSDA Riau melakukan pemusnahan pohon sawit di kawasan konservasi, setelah pada pertengahan bulan Mei juga menghancurkan ratusan pohon sawit yang ditanam perambah di zona inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu.

Tanaman sawit yang tumbuh di kawasan tersebut bukan akibat aktivitas perambahan tetapi adanya aktivitas nelayan tradisional yang memanfaatkan buah sawit sebagai umpan makanan ikan yang diletakkan dalam bubu atau alat perangkap ikan,” katanya.

Sawit di area itu banyak tersebar di tepian sungai atau parit. Umur tanaman sawit bervariatif dari anakan sampai 15 tahun. Perkiraan saat ini seluas 10 hektar areal taman nasional sudah terpapar penyebaran tanaman sawit. Proses pemusnahan dengan cara ditumbangkan dengan gergaji mesin (chainsaw).

Berdasarkan data inventarisasi tahun 2019 tercatat sebanyak 45 nelayan tradisional memanfaatkan danau dan sungai yang berada di Zaman Nasional Zamrud. Agar kebiasaan nelayan untuk memanfaatkan buah sawit dapat dihentikan, saat ini petugas melakukan sosialisasi dengan membuat umpan buatan dari campuran ampas kelapa dan ikan busuk.

Pemusnahan dimaksudkan menghentikan perkembangan penyebaran tanaman sawit dan menutup adanya klaim dari pihak tertentu di masa yang akan datang.

“Taman nasional adalah suatu kawasan yang memiliki ekosistem asli sehingga dalam pengelolaannya harus memperhatikan keaslian ekosistem. Keberadaan tanaman eksotik termasuk tanaman sawit akan menggangu ekosistem dan secara langsung akan menggangu keseimbangan ekologis taman nasional, termasuk akan mematikan atau menghilangkan tumbuhan endemik setempat sehingga harus dimusnahkan,” kata Suharyono.

Taman Nasional (TN) Zamrud secara administratif berada di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kawasan ini sebelum ditetapkan menjadi taman nasional merupakan kawasan suaka margasatwa, atau lebih dikenal dengan nama Suaka Margasatwa (SM) Danau Pulau Besar Danau Bawah yang ditetapkan oleh Menteri Kehutanan dan Perkebunan dengan luas 28.237,95 hektare (ant).

Editor: redaktur haluan

Tags

Terkini

Cara Budidaya Tanaman Cabe Pelangi bagi Pemula

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 15:53 WIB

Harga TBS Sawit Turun Rp50,68 per Kg

Rabu, 12 Februari 2020 | 13:11 WIB

Harga CPO Mulai Bangkit

Rabu, 5 Februari 2020 | 08:50 WIB

2020, Dana Pungutan Sawit Diinvestasikan di SUN

Senin, 20 Januari 2020 | 11:12 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik

Jumat, 3 Januari 2020 | 06:48 WIB

Gubri: Tidak Ada Lagi Sawit di Lahan Gambut

Selasa, 24 September 2019 | 10:41 WIB

Bupati Kampar Resmikan Pabrik Kelapa Sawit di Tapung

Senin, 9 September 2019 | 10:34 WIB
X