Bela Tujuh Petani Sawit di Dayun, PABHR Surati Kapolda Riau

- Rabu, 17 Oktober 2018 | 07:17 WIB
fdgeg
fdgeg

PEKANBARU (HR)- Pusat Advokasi dan Bantuan Hukum Riau menyurati Kapolda Riau terkait dugaan pengrusakan kebun kelapa sawit milik 7 petani di Jalan Raya Siak Lama, Km 5, Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Kebun kelapa sawit yang diduga dirusak, yakni milik Sujadi, Sutrisno, Nurhasanah, Komsatun, Setiyono, Paini dan Sumadi. Dikatakan kuasa hukum 7 petani, Anifam Tanjung, SH, pengrusakan diduga dilakukan dengan menggunakan alat berat membuat kanal di lahan milik petani seluas 20,8 hektare dan menumbang sebagian pohon kelapa sawitnya.

Selain itu, tambah Anifam yang juga Advokat tergabung di Pusat Advokasi dan Bantuan Hukum Riau (PABHR), gerbang pintu masuk, dan rumah pondok yang dijadikan tempat ibadah milik Sujadi tak luput dari dugaan pengrusakan. "Kini rumah pondok itu tinggal puing-puing, bahkan seng dan sebagian kayunya tak jumpa," kata Anifam.

Para petani sawit juga dilarang merawat dan memanen tanaman kelapa sawit miliknya. Akibatnya, para petani terancam jatuh miskin. "Kami telah surati Kapolda Riau sekitar seminggu yang lalu dan mohon persoalan ini segera dituntaskan," kata Anifam, Selasa (16/10).

Dugaan perbuatan pidana pengrusakan itu terjadi, karena ada saling klaim kepemilikan lahan antara 7 petani dan pengusaha, berinisial EC.
Ketujuh petani dan pengusaha berinisia EC ini, kata Anifam, diduga membeli lahan dari orang yang sama, yakni JMG. Padahal sebelumnya, petani yang juga warga Desa Dayun ini, memelihara dan memanen buah kelapa sawit miliknya sejak tahun 2015 lalu hingga April 2018, tanpa ada gangguan dari manapun.

Namun, hasil kebun kelapa sawit yang menjadi tumpuan hidup keluarga, tak lagi bisa dinikmati sejak April 2018. Para petani dihalang-halangi memanen dan menjual hasil kebunnya oleh orang suruhan pengusaha berinisial EC yang berinisial BDL.

Orang suruhan pengusaha itu, mengklaim lahan kebun kelapa sawit tersebut milik EC. Sebelum menyurati Kapolda Riau, ujar Anifam, Sujadi sebelumnya juga telah membuat pengaduan ke Polres Siak terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Namun, hingga kini belum ada titik terang.***

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Cara Budidaya Tanaman Cabe Pelangi bagi Pemula

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 15:53 WIB

Harga TBS Sawit Turun Rp50,68 per Kg

Rabu, 12 Februari 2020 | 13:11 WIB

Harga CPO Mulai Bangkit

Rabu, 5 Februari 2020 | 08:50 WIB

2020, Dana Pungutan Sawit Diinvestasikan di SUN

Senin, 20 Januari 2020 | 11:12 WIB
X