Varian Baru Covid B1617 Baru dari Kapten Kapal India, Giliran 10 ABK Asal Panama Positif Covid-19

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau, mulai mengetatkan aturan terhadap orang asing yang masuk ke Riau, terutama bagi kapal-kapal asing yang bersandar di Pelabuhan Dumai. Karena setelah terkomfirmasinya kasus positif kapten kapal dan Anak Buah Kapal (ABK) dari India, sekarang 10 ABK asal negara Panama terkomfirmasi positif, bahkan salah satunya ABK dari India dikhawatirkan terkomfirmasi membawa varian baru mutasi Covid 1617B

Gubernur Riau, Syamsuar Sebanyak 10 ABK berbendera Panama terkonfirmasi positif Covid-19 setelah bersandar di Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau. Sesuai aturan seluruh ABK yang berasal di dalam Kapal tidak diperbolehkan turun dari kapal, cukup isolasi mandiri di dalam kapal, bagi ABK yang dinyatakan positif. Dari 10 ABK asal Panama yang positif Covid-19, salah satu diantaranya merupakan ABK asal India.

Related posts

“Sekarang ini ada kapal Panama sekarang masih ada yang positif 10 orang. Itu sesuai kebijakan yang sudah kami buat, agar ABK di karantina dan diisolasi di kapal, dan kapal tidak boleh bersandar di daratan. Tadi saya sudah dapat petunjuk. Kami kemarin buat kebijakan agar kapal-kapal asing ini untuk sementara tidak boleh bersandar di Pelabuhan Dumai,” ujar Syamsuar, Kamis (27/5).

“Itu tadi dikoreksi pak Menhub dan Menko Maritim, karena ada juga kapal asal Indonesia yang bersandar di Pelabuhan Dumai. Ini nanti saya bicarakan ke Dumai, agar mereka tidak salah seperti yang diharapkan pemerintah. Tapi kapal asing yang tidak kita bolehkan bersandar di Pelabuhan Dumai adalah kapal yang ABK-nya ada orang India. Namun kapal yang lain boleh, tapi tetap harus diperiksa,” ungkap Gubri.

Sementara itu, dr Indra Yopi, mengatakan, untuk kasus kapten kapal dan ABK asal India, seluruhnya sudah dinyatakan sehat dan telah kembali ke negara asal India dengan membawa CPO. Dan dari hasil pemeriksaan labolatorium, kapten kapal berbendera India tersebut dinyatakan terkomfirmasi mutasi varian baru Covid B1617. Sedangkan ABK hasil pemeriksan tidak terdeteksi varian baru.

“Kapten kapal dari India yang terkomfirmasi Covid di Dumai sudah balik kenegaranya. Dan sesudah analisis ternyata virus covid yang mutaisi 1617B, dan sudah dilakukan tracing, dari beberapa anak buah kapal ada 5 yang terpapar, yang 4 orang virusnya tidak mutasi. Dan ada 1 orang KKP posiitf covid, dan tidak ada mutasi. Memang untuk kasus mutasi covid ini menyebabkan kita menjadi lemah, sangat cepat menyebar dan kuat dan bisa menyebabkan kematian terhadap pasiennya,” kata Indra.

Dijelaskan Indra Yopi, untuk hasil pemeriksaan, Whole Genome Sequencing (WGS), dari pasien positif dari Riau yang telah dikirimkan beberapa minggu yang lalu, belum ditemukan varian baru tersebut. Hanya ada satu yang terkomfirmasi varian baru dari kapten kapal India.

“Dari beberapa puluh sample pemeriksaan Whole Genome Sequencing posiitf mutasi 1617 hanya satu kapten kapal, yang lain tidak ada mutasi.

Sejauh ini hasil mutasi baru satu, dan ada beberapa puluh lagi, semoga tidak menunjukkan mutasi varian baru,” ungkap dokter ahli paru ini. nur