Skadron Tempur Lanud Rsn Pekanbaru Gelar Terbang Malam

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru menggelar terbang malam. Kegiatan yang dimulai sejak hari ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesiensi para penerbang TNI AU Lanud Rsn Pekanbaru.

Marsma TNI Andi Kustoro mengatakan, Skadud 12 dan Skadud 16 Wing 6 Lanud Rsn Pekanbaru mulai malam ini akan melaksanakan latihan night flight (terbang malam) di wilayah udara Lanud Rsn Pekanbaru, hingga 27 Mei 2020 mendatang.

Related posts

Kegiatan ini kata Komandan Lanud Rsn Pekanbaru itu, dalam rangka meningkatkan profesionalitas para penerbang dan juga meningkatkan kesiapan operasi, latihan terbang malam meliputi navigasi, intersepsi malam, dan night air combat tactic.

“Terbang malam yang dimaksudkan adalah untuk meningkatkan keahlian, guna meraih kemampuan profesiensi para penerbang termasuk kesiapan ground crew pesawat TNI AU dalam mengantisipasi kemungkinan akan terjadinya gangguan dan ancaman serta pelanggaran wilayah udara Indonesia oleh pihak lain, baik yang datang pada waktu siang hari maupun pada malam hari,” ujar Marsma TNU Andi Kustoro, Senin (24/5).

Lebih lanjut, Danlanud menjelaskan, latihan terbang malam yang dilaksanakan secara periodik itu adalah terus melatih, mengasah, serta meningkatkan kemampuan dari para penerbang Skuadron Udara 12 maupun 16. Itu agar para penerbang tempur secara berjenjang dapat meningkatkan pengalaman dan profesinya.

“Selain melibatkan para teknisi dan crew dari Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 16, juga unsur personel pendukung penerbangan lainya seperti petugas PLLU, Meteorologi, Crashteam dan lain-lain, yang merupakan implementasi dari aplikasi pelaksanaan program kerja Lanud Roesmin Nurjadin,” lanjut Danlanud.

Dalam kesempatan itu, Danlanud berpesan, dalam setiap latihan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT. Mohon keselamatan, agar latihan ini berjalan dengan aman dan lancar.

Kemudian, sebut dia, di masa pandemi ini, protokol kesehatan tetap dijalankan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sampai sekarang belum berakhir.

“Saya berharap kepada seluruh penerbang beserta crew dan pendukung untuk dapat melaksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh, serta tetap memperhatikan keselamatan terbang dan kerja, sehingga seluruh rangkaian latihan dapat terlaksana dengan aman, lancar dan tak kurang suatu apapun hingga selesainya latihan ini nantinya,” pungkas Marsma TNI Andi.

Penulis : Dodi Ferdian