Selain Melanggar Prokes, Objek Pajak Parkir Raun2 Foodpark Belum Terdaftar

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Palang parkir otomatis dari pihak Secure Parking melintang di pintu masuk Raun2 Foodpark di Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Hanya saja, pihak pengelola belum mendaftarkan objek pajaknya ke Pemerintah Kota Pekanbaru.

Saat dikonfirmasi, Alfian Madi tidak menampik hal itu. Dikatakan Kasubbid Pajak Parkir, Hiburan dan Sarang Burung Walet pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru itu, pihak pengelola Raun2 baru sebatas lisan menyampaikan terkait pengelolaan parkir.

Related posts

Baca : Aktivitas Pusat Kuliner Raun2 Dipastikan Melanggar Prokes Covid-19

“Mereka baru beroperasi. Kita sudah konfirmasi, mereka baru 5 hari beroperasi,” ujar Alfian Mari saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (20/4).

Karena baru beroperasi ditengarai menjadi penyebab pihak pengelola belum mendaftarkan objek parkirnya itu. Kendati begitu, pihaknya kata Alfian, akan langsung menarik pajak parkir tersebut pada bulan mendatang.

“Biasanya nanti melapor tu. Otomatis untuk pajak bulan April, nanti tarik,” tegas Alfian.

“Melapor secara lisan aja kemarin bahwa dia akan membuka objek (pajak) Secure Parking di Raun2,” sambung pria yang pernah menjabat Kasubbid Pajak Hotel, Restoran dan Mineral Batuan Bukan Logam itu.

Lanjut dia, adapun besaran pajak yang akan ditarik nantinya adalah sebesar 30 persen dari omzet parkir. “Besaran pajak parkir itu 30 persen. Itu sesuai dengan Untuk Perda kita,” pungkas Alfian Madi.

Raun2 sempat menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir. Bagaimana tidak, mereka beroperasi tanpa mengindahkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 sebagaimana yang ditetapkan pemerintah.

Hal itu terbukti dari inspeksi mendadak yang dilakukan Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Pekanbaru, Senin (19/4) malam. Dalam kegiatan itu, anggota Satpol PP terlihat memberikan imbauan kepada pengunjung agar tetap menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Dihubungi terpisah, Ruswati yang disebut-sebut sebagai pengelola Raun2, belum memberikan tanggapannya. Pesan singkat melalui aplikasi perpesanan WhatsApp di nomor 0813-7872-xxxx, belum direspon oleh Direktur PT Guna Bangun Wisata itu.

Penulis : Dodi Ferdian