Di Reses Roni Pasla Warga Minta Semenisasi Akses Menuju Masjid

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Warga Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuah Madani menginginkan beberapa titik jalan untuk segera dilakukan semenisasi dalam reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Roni Pasla, Rabu (24/3) pagi.

Reses atau penyerapan aspirasi masyarakat itu berlangsung di Jalan Muhajirin RT 03 RW 09 Sidomulyo Barat. Warga secara bergantian menyampaikan apa yang dikeluhkan dan apa yang dibutuhkannya ke anggota legislatif tersebut.

Related posts

Secara umum, warga meminta perbaikan akses jalan di masing-masing tempat tinggal. Kebanyakan meminta perbaikan akses jalan menuju tempat ibadah dan jalan menuju fasilitas umum.

Seperti hal yang disampaikan warga RT 02 Marsan, dia meminta agar jalan menuju Masjid yang sering dikunjunginya segera disemenisasi, agar akses para jamaah tidak terkendala.

“Masih separuh, separuh lagi belum di semen. Itu jalan warga ke Masjid, kalau hujan bisa becek, jadinya kami harus muter jauh ke gang sebelahnya,” kata Marsan dihadapan Roni Pasla dan warga lainnya.

Apalagi dimalam hari, Marsan lebih khawatir. Ditambah lagi jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga perumahan sebelah. Jalan kecil bisa berpotensi terjadi kecelakaan.

“Kalau malam apalagi, jadi takut pulang Masjid. Warga perumahan sebelah juga disana lewatnya, bisa kecelakaan kalau dibiarkan,” tukasnya.

Sementara itu, Roni Pasla membenarkan dengan keadaan jalan di wilayah tersebut, masih banyak jalan-jalan penghubung ke fasilitas umum yang belum tersentuh pembangunan.

“Memang benar apa yang dikatakan warga, di Sidomulyo Barat ini masih banyak jalan lingkungan yang rusak. Bahkan itu kondisinya sudah¬†lama seperti itu,” kata Roni Pasla saat ditemui usai menggelar reses.

Selain masalah jalan, warga juga menyampaikan persoalan drainase yang memang harus diperbaiki. Mengingat jika hujan, air meluap dan mengakibatkan banjir.

“Tentu ini harus menjadi perhatian, disamping juga ada permintaan warga untuk penyediaan becak motor guna mengangkut sampah rumah tangga ke Bank sampah yang ada,” sebut roni.

Menyikapi ini semua, DPRD akan menyampaikan kepada pemerintah untuk segera mendata dan memfasilitasi keinginan warga.

“Kita inginkan ini menjadi perhatian pemerintah. Kita tidak halangi pembangunan besar-besaran di perkantoran tenayan, tapi setidaknya infrastruktur warga di kecamatan lain juga tidak diabaikan,” kata Roni.

Politisi PAN ini juga menyentil kelalaian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang akhir-akhir ini juga kurang memperjuangkan pembenahan masjid dan madrasah.

“Kita disini perbaiki masjid dan membangun madrasah secara swadaya. Padahal, hal ini sudah kita ajukan permohonan bantuan. Tentunya ini akan menjadi catatan di DPRD nantinya,” pungkasnya.

 

Reporter: Akmal